Bonefish

Ikan bonefish merupakan masih keluarga dari ikan bandeng, yang kebanyakan di masyarakat kita terkenal dengan ikan yang memiliki banyak tulang (duri). Ada sebagian masyarakat menyebut ikan bonefish ini dengan nama ikan bandeng cecurut atau bandeng curut, sedangkan nama latin dari ikan bonefish adalah Albula vulpes. Selain itu karena kecepatan berenang dari ikan ini yang sangat menakjubkan, sebagian orang memberi julukan ikan bonefish ini dengan nama ikan torpedo.

Deskripsi

Ikan bonefish memiliki warna dasar keperakan dengan sirip gelap bergaris, dasar dari sirip dada berwarna kuning. Bonefish bisa mencapai berat hingga 19 pon (8.6 kg) dan ukuran panjangnya bisa mencapai 90 cm. Ikan ini bisa ditemukan di perairan pantai yang beriklim tropis. Ikan bonefish dewasa biasanya hidup bergerombol namun kadang-kadang juga bisa ditemukan berenang berpasangan, ikan ini menyukai suasana yang tenang dan akan mudah stress saat mendengar suara atau berisik. Paling aman saat menangkap atau memancing ikan ini harus menggunakan sampan atau berendam kaki (ngoyor)

Makanan

Makanan Bonefish adalah cacing laut (lur), krustasea (kerang), dan moluska. Habitat ikan bonefish ini biasanya di Lokasi karang drop-off, dan perairan yang jernih serta bersih, ikan ini juga  sering di jumpai pada padang lamun yang sehat karena menghasilkan mangsa kecil berlimpah seperti kepiting dan udang. Ikan Ini juga sering  mengikuti ikan pari untuk menangkap hewan kecil mereka.

Cara Menangkap Ikan Bonefish

Ikan bonefish biasa dipancing dengan teknik Fly fishing, banyak pemancing yang ingin mencari sensasi ikan Bonefish karena ikan ini sanggup berenang cepat saat menyambar umpan dan melompat terbang saat hook up, oleh karena itu sangat disukai para pemancing cambuk (fly Fishing) dan sering  dijadikan sebagai target turnamen Fly Fishing internasional.

Dalam fly fishing, ikan dipancing dengan menggunakan fly atau umpan buatan yang menyerupai serangga atau ikan kecil yang dicast (dilempar) dengan menggunakan fly rod dan fly line. Fly line cukup berat untuk membuat fly atau serangga buatan melayang dan jatuh di dekat ikan target. Inilah yang membedakannya dengan teknik cast yang lain, karena pemberatnya ada pada line bukan pada umpan atau timah pemberat. (gemarimancing.wordpress)