Corydoras

Corydoras merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak diminati pecinta ikan hias dan mempunyai peluang ekspor. Selain digunakan sebagai ikan hias air tawar, juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik di negara maju. Walaupun ikan ini berasal dari Amerika Selatan, tetapi sejak lama telah berhasil dibudidayakan di Indonesia. Ikan ini dikenal mudah pembudidayaannya. Bentuk tubuh pendek dan gemuk, punggung lebih melengkung dibandingkan dengan perut, kedua sisi ikan dilengkapi dengan lempengan seperti tulang yang tersusun dalam dua baris, mempunyai dua pasang kumis yang terletak di rahang atas dan rahang bawah serta .

Ikan Corydoras dapat dibudidayakan di kolam yang kandungan oksigen di dalam airnya rendah. Kondisi lingkungan cocok untuk jenis ikan ini adalah : pH 6-8, suhu 21.5-28 O C, sudah dapat dipijahkan setelah berukuran 12–15 cm. Induk jantan dari betina dapat dibedakan dari warna dan ukuran induk jantan berwarna lebih cerah dengan induk yang lebih besar dari betina.

Corydoras adalah salah satu ikan popular dalam keluarga catfish.Dengan ukurannya yang kecil dan karakternya yang jinak, menyebabkan ia digemari sejak lebih dari seratus tahun yang lampau. Mereka pertama kali dikenalkan di eropa sekitar tahun 1880, dan sejak itu popularitasnya terus naik. Ia tidak akan mengganggu ikan lain yang lebih kecil. ia merupakan ikan yang paling lembut, namun memiliki pertahanan dalam tubuhnya, yaitu mengejangkan durinya untuk melindungi diri dari ikan predator.

Terdapat antara 130–140 spesies yang dikenal dari Corydoras. Semuanya berasal dari Amerika Selatan. Mulai dari Argentina sampai Colombia, dan sebagian besar dari perairan Amazon. Ukuran tubuh Ikan ini dapat mencapai 12 cm dengan tubuh yang lebih langsing pada yang jantan dan betina yang lebih gemuk. Warna tubuhnya belang hitam putih dengan corak hitam yang vertikal. Senang hidup bergerombol di dasar perairan yang kaya makanan seperti cacing sutra atau larva Chironomus.

Sebagian besar berasal dari perairan yang lembut, dengan tanpa kadar garam, namun ia masih mampu beradaptasi dengan baik dengan daerah yang ada kadar garamnya dan mengandung alkali. Corydoras mampu menyerap oksigen atmosfer melalui kapiler dalam usus mereka. Secara berkala, Anda akan melihat mereka melakukan gerakan yang cepat ke permukaan tangki/aquarium untuk menghirup udara dengan cepat. Kadang-kadang, Anda akan melihat mereka mengeluarkan gelembung-gelembung seperti udara mengalir keluar dari usus mereka. Kemampuan untuk memanfaatkan oksigen atmosfer memungkinkan Corydoras hidup dalam kondisi air yang akan membunuh ikan lain. Ini tidak berarti Anda boleh mendiamkan kondisi tangki Anda menjadi memburuk!

Bertentangan dengan apa yang mungkin Anda bayangkan, Corydoras tidak makan sisa makanan ikan lain. Mereka membutuhkan makanan berkualitas baik, seperti juga ikan-ikan Anda yang lainnya. Seperti pakan bubuk mineral, pelet yang tidak mengapung, cacing tubifex, udang air asin hidup, daphnia hidup, cacing darah beku, larva nyamuk terbang, dan udang air asin beku. Terlepas dari jenis makanan apa yang Anda berikan, pastikan bahwa makanan itu akan tenggelam sampai ke dasar tangki. Jika tidak, ikan ini akan kelaparan.

Yang paling banyak tersedia dan termudah untuk dikembang-biakan adalah species C aeneus dan C. paleatus. Kedua spesies tersebut tersedia dalam jenis albino. Dan juga jenis ini adalah pilihan yang baik sebagai Corydoras pertama Anda. Mereka sangat kuat, dan mereka telah dibesarkan dalam aquarium dalam kurun waktu begitu lama secara turun temurun, mereka akan beradaptasi dengan setiap kondisi air. Ada informasi bahwa Corydoras dapat bertahan padat tempat yang diisi garam hingga 2 sendok teh per galon, tapi kondisi ini sangat tidak dianjurkan.

Pemeliharaan Induk

Induk Corydoras yang baik dipilih yang sudah berumur 6-8 bulan. Induk jantan berukuran lebih kecil dibandingkan betina yang bertubuh lebih gendut. Induk dipelihara di akuarium berukuran  cm dengan kepadatan 50-80 induk, sebaiknya pisahkan induk jantan dan betina dalam akuarium berbeda.

Selama pemeliharaan induk di beri pakan cacing beku (blood worm), atau cacing tanah yang berukuran kecil. Pemberian pakan dilakukan dengan frekuensi dua kali sehari secara at satiation. Pergantian air perlu dilakukan sebanyak 10% setiap dua kali seminggu. Penyifonan dilakukan setiap hari agar kotoran dan sisa pakan yang menumpuk tidak membusuk dan menyebabkan kadar ammonia meningkat. Air yang hilang setelah penyifonan diganti seperti sebelumnya.

Pemijahan

Pemijahan dilakukan dalam akuarium berukuran cm atau bak semen dengan ukuran cm dengan kedalaman untuk akuarium 25 cm dan untuk kolam semen adalah  40-50 cm. Perbandingan jantan dan  betina adalah 3:2 atau 2:1, tapi pada umumnya adalah 2 jantan dan 1 betina. Pemijahan biasanya terjadi pada pagi hari sampai menjaelang siang. Telur yang dikeluarkan diletakkan pada substrat berupa kaca, tanaman air, tali rafia dan batu tapi sebaiknya gunakan salah salah satu bahan tersebut.

Media yang telah ditempeli oleh telur sebaiknya segera diangkat dan dipindahkan dalam akuarium penetasan, atau bisa dilakukan pengangkatan induk. Induk yang telah memijah sebaiknya dipelihara kembali untuk mematangkan telurnya. Dalam sekali pemijahan seekor induk dapat mengeluarkan 50-300 telur.

Penetasan Telur dan Pemeliharaan Larva/Benih

Tantangan dari jenis-jenis yang baru diimpor, yaitu membuat mereka dapat bertelur di akuarium. Banyak spesies yang belum pernah dibesarkan di akuarium, dan menjadikan harga jualnya cukup tinggi. Kami telah mencoba untuk membuat kondisi air sedemikian mirip dengan kondisi air di mana ikan ini berasal. Seringkali, hal ini memerlukan beberapa penelitian yang mendalam, untuk mengetahui dari sungai mana mereka berasal, dan bagaimana kondisi air di daerah asal mereka. Dengan memanipulasi kondisi ini, kadang-kadang cukup berhasil untuk membuat mereka bertelur. Trik lainnya yang kami gunakan adalah menunggu sampai musim panas Amerika Selatan datang, ketika musim hujan baru dimulai, maka air yang ada diganti dengan air suling. Air ini harus beberapa derajat lebih dingin dari air tangki. Ide di balik ini adalah untuk memanipulasi keadaan di musim hujan, yaitu waktu dimana sebagian besar Corydoras bertelur. Jika cara ini tidak berhasil, Cobalah menunggu sampai musim penghujan tiba di daerah Anda, kemudian lakukan pergantian air. Kadang-kadang penurunan tekanan udara, seiring dengan pergantian air dapat membuahkan hasil. Kami juga menggunakan kayu di dalam aquarium, tujuannya adalah untuk menambahkan kadar asam terlarut di dalam air. Banyak Corydoras berasal dari daerah yang kadar asam di airnya tinggi. Anda bisa menggunakan blackwater extract menimbulkan efek yang sama. Sering kali, kami tidak dapat memijahkan ikan hasil tangkapan alam, walau usaha yang dilakukan sudah maksimal. Inilah tantangan untuk menjaga kelestarian Corydoras langka.

Telur ditempatkan dalam akuarium penetasan yang berukuran sama dengan akuarium pemijahan. Agar tidak terserang jamur sebaiknya diberi MB sebanyak 2 ppm. Telur akan menetas setelah tiga hari, dan larva yang menetas baru bisa diberi pakan tiga hari kemudian. Pakan yang diberikan adalah nauplii Artemia sampai larva berumur seminggu. Setelah berumur seminggu pakan diganti dengan kutu air (Daphnia), tapi sebaiknya pada masa peralihan pakan ini Artemia masih dicampurkan dalam kutu air agar tidak kaget. Kutu air diberikan selama tiga minggu yang selanjutnya dapat diberikan cacing sutra halus dan ukurannya sedikit ditambah seiring bertambahnya umur ikan. Setelah berumur dua bulan maka ikan telah siap jual.

Kualitas air pemeliharaan larva atau benih harus diperhatikan agar tidak terjadi kematian masal akibat keracunan. Pergantian air dilakukan secara rutin, begitu juga dengan penyifonan dilakukan setiap habis pemberian pakan agar kotoran dan sisa pakan tidak bertumpuk. Air yang terbuang karena penyifonan diganti air yang baru. (berbagai sumber)

1 Response

  1. dewi says:

    Halo Admin / Blogger 🙂

    Saya sangat suka dengan postingan foto-fotonya 🙂
    Perkenalkan, saya Dewi dari tim kumpulbagi. Saya ingin tanya, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi foto-foto,video,menggunakan disk online yang lain untuk tujuan promosi ? 🙂
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini http://www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Anda bisa dengan bebas mmengupload foto-foto,video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis 🙂

    Terima kasih.

    Salam.