Genggehek

Genggehek (Mystacoleucus marginatus) adalah sejenis ikan air tawar anggota suku Cyprinidae. Ikan yang biasa hidup di sungai ini juga dikenal dengan nama-nama lain seperti kapyah (Lampung), keprek (Jatim) dan juga regis.

Genggehek1Ikan putihan berukuran kecil hingga sedang, panjang total 200 mm. Gurat sisi 26-29 buah, moncong dengan 4 sungut kecil. Tinggi tubuh di awal sirip punggung 2,7-3 kali berbanding panjang standar (yakni panjang tanpa sirip ekor). Panjang kepala 4,1-4,2 berbanding panjang standar. Awal sirip punggung kira-kira sejajar sisik gurat sisi ke-9 atau ke-10, di belakang awal sirip perut, dan terpisah dari ubun-ubun oleh 9-10 sisik.

Terdapat duri kecil yang mengarah ke depan di muka sirip punggung (procumbent dorsal spine), yang kadang-kadang tersembunyi di bawah sisik. Batang ekor dikelilingi 14 sisik. Ekor menggarpu dalam. Sisik-sisik berwarna perak, dengan sirip punggung dan sirip ekor bermargin kehitaman.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Cypriniformes
Famili: Cyprinidae
Genus: Mystacoleucus
Spesies: M. marginatus
Nama binomial
Mystacoleucus marginatus
(Valenciennes, 1842)

Ekologi dan penyebaran

Genggehek hidup di sungai-sungai, terutama di bagian yang dalam (lubuk, kedung), di waduk atau danau. Makanan utama ikan ini adalah tumbuhan air dan atau detritus, bergantung pada kondisi lingkungannya. Disamping itu genggehek juga memangsa serangga, aneka krustasea, fitoplankton, zooplankton dan lain-lain.

Jenis yang berkerabat

Ikan bilis (Mystacoleucus padangensis) adalah kerabat dekatnya yang endemik di Sumatra (di Danau Singkarak, Danau Maninjau, Sungai Kuantan). Ikan ini umumnya lebih kecil, hingga 116 mm TL, namun gurat sisinya antara 37-39 buah dan sungutnya hanya sepasang atau tidak ada. Sumber : wikipedia