Hiu Zebra

Hiu Zebra (Stegostoma fasciatum) adalah hiu yang ada di perairan Indo-Pasifik yang memiliki sirip yang sangat panjang, hampir sepanjang tubuhnya. Hiu ini adalah satu-satunya spesies yang masuk kedalam famili Stegostomatidae dan genus Stegostoma.

Hiu zebra memiliki 5 celah insang, ada sebuah spot warna putih pada sirip dada, sirip ekornya sama panjang dengan tubuh dan tidak melengkung ke atas, memiliki sebuah alur yang menonjol dan memanjang ke depan dari setiap sudut mulutnya sampai ke lubang hidung yang memiliki sungut berdaging tebal adalah merupakan ciri utamanya. Ekor tidak melengkung ke atas tetapi sejajar garis tubuh; warna tubuh coklat, hitam dan dipolakan dengan strip-strip putih yang sangat menarik sehingga kulitnya bisa disamak orang untuk bahan kerajinan.

Hidup di dasar peraiaran dekat pantai, pemakan berbagai hewan yang tidak bertulang belakang (udang besar, sotong dan landak laut) dan juga ikan* dapat mencapai 330 cm, tidak agresif, giginya dipergunakan untuk mempertahankan diri. Tergolong ikan demersal juga pelagis, tidak buas (tidak berbahaya bagi manusia), bersifat ovoviviparous. Dapat ditangkap dengan bottom trawl, gill net dan line. Daerah penyebarannya di seluruh Indone-sia dan perairan lain di Indo-Pasifik.

Nama umum
Hiu ini diberi nama hiu Zebra karena garis pada tubuhnya yang mirip garis pada zebra. Ketika dewasa, garis tersebut berubah menjadi titik seperti cheetah. Oleh sebab itu, hiu ini kadang-kadang disebut sebagai hiu macan tutul, nama yang secara luas merujuk pada Triakis semifasciata, hiu yang dapat ditemukan di pantai Pasifik timur Amerika Utara.

Distribusi dan habitat
Hiu zebra ditemukan di perairan samudera Pasifik dan samudera Hindia dengan kedalaman sekitar 5 sampai 30m.

Anatomi
Hiu ini memiliki ekor panjang. Seperti namanya, tubuh hiu ini berpola; hiu muda dengan garis gelap kekuningan, berubah menjadi pola dewasa warna dengan titik-titik gelap, yang ditemukan di seluruh tubuh termasuk sirip. Panjang terbesar hiu ini diketahui
mencapai 230 cm.

Sifat
Hiu zebra adalah hiu yang bergerak lambat, dan sering diam di lantai laut pada terumbu karang, atau ujung berpasir atau berbatu. Tidak seperti kebanyakan tipe hiu, hiu ini tidak perlu bergerak.

Makanan
Hiu ini makan moluska, crustacean dan ikan kecil yang keluar dari pasir pada malam hari, dan dapat memasuki lubang kecil untuk mencari makanan.

Kepentingan terhadap manusia
Hiu zebra ada yang dimasukan ke penangkaran, dan beberapa akuarium di dunia menunjukan hiu ini. Mereka ditangkap pada skala kecil. Mereka sering terlihat oleh penyelam dan akan tetap berbaring di ujung jika penyelam tidak mendekatinya dengan jarak dekat. Mereka tidak melukai penyelam jika mereka tidak diganggu. Beberapa akuarium menunjukan mereka pelajar yang cepat.