Ikan Bermata Empat

Ikan empat mata atau biasa disebut dengan Four Eyed Fish ini merupakan keluarga dari Anableps yang memiliki keunikan tersendiri, yaitu dari jumlah mata yang dimilikinya. Ikan berasal dari Amerika bagian tengah dan selatan, dari Venezuela melewati Guyana, Suriname, French Guiana dan berakhir di delta Amazon Brazil.

Pada dasarnya ikan ini tetap memiliki dua mata, hanya saja untuk keperluan hidupnya mata dari ikan ini beradaptasi sedemikian rupa hingga terlihat memiliki empat mata. Mata ikan ini dilengkapi dengan jaringan pigmen pita yang membagi mata secara horisontal menjadi dua bagian. Hal ini membuat ikan saat mengapung di permukaan air dapat melihat dua arah sekaligus yakni bagian bawah mata dapat melihat di dalam air dan bagian atas mata dapat melihat di atas permukaan air.

Jaringan pita ini juga membagi pupil mata menjadi dua yaitu pupil dalam air dan pupil atas air, hal inilah yang membuat ikan ini dijuluki bermata empat. Kedua pupil dihubungkan dengan bagian yang bernama iris. Dengan kemampuan ini ikan beradaptasi untuk melihat di udara dan di dalam air secara bersamaan. Lensa mata akan mengubah ketebalannya dari atas ke bawah saat melihat objek di udara dan air.

Ikan ini bersifat karnivora dan makanannya adalah serangga kecil yang berada dipermukaan air itulah sebabnya ikan ini sering terlihat berada dipermukaan, selain serangga kecil ikan ini juga suka memangsa kepiting kecil. Habitat hidup aslinya adalah di air payau yang banyak ditumbuhi tanaman bakau.

Warna tubuh ikan ini adalah emas keperakan dengan garis putih di tengah tubuhnya, sedangkan bagian perutnya berwarna putih polos. Tubuh ikan dewasa dapat mencapai lebih dari 20 cm dimana ukuran tubuh betina biasanya lebih besar rata-rata sekitar 26 cm sedangkan jantan sekitar 20 cm. Di alam bebas ikan ini terbiasa hidup berkelompok, untuk membedakan jenis kelaminnya pada saat masih muda memang agak sulit namun setelah dewasa baru akan terlihat karena biasanya ukuran tubuh betina lebih besar daripada jantannya.

Ikan Four Eyed Fish ini bereproduksi secara vivipar, Ikan jantan mempunyai alat kelamin gonopodium yang menonjol dan ini berbeda dengan yang ada pada keluarga livebarrier lainnya. sedangkan alat genital betina ditutupi dengan bagian kulit yang disebut foricula. Proses pembuahan terjadi secara internal dengan gonopodium sebagai alat penetrasi untuk betina. Betina akan hamil selama sekitar 12 minggu diiringi dengan nafsu makan yang meningkat drastis. Pada saat akan melahirkan betina akan menjadi lebih agresif . Jumlah bayi yang dilahirkan berkisar 13 sampai 20 ekor dengan panjang antara 4-5 cm.

Jika ingin memelihara ikan ini di dalam akuarium kebersihan airnya harus dijaga, ukuran tanki 120cm x 45cm x 30cm adalah cukup ideal karena ikan tidak begitu nyaman dengan tangki yang berukuran besar. Sebagai ikan yang hidup dipermukaan, tinggi air cukup 80% tinggi tangki karena dikhawatirkan ikan akan melompat jika tangki terisi penuh. Dekorasi tangki dengan substrat pasir yang cukup tebal dengan cabang kayu atau akar bakau. Substrat dangkal atau bebatuan bisa disediakan untuk tempat tinggal ikan muda atau untuk ikan dewasa yang ingin istirahat dan makan.

Sumber : zonaikankita