Ikan Palmas

Palmas (Polypterus palmas), merupakan ikan yang tergolong dalam Family Polypteridae (Bichir), artinya ikan bersirip banyak. Ikan ini termasuk ikan primitif dan sering disebut sebagai “snake like fish” (ikan ular). Palmas adalah ikan pemangsa (predator), carnivora. Ikan ini mempunyai kemampuan untuk mengambil udara dengan alat yang telah termodifikasi sedemikan rupa menyerupai paru-paru, disamping itu ia mampu untuk merayap diatas tanah dengan menggunakan sirip dadanya yang kuat. Oleh karenanya dalam mememihara palmas  ini memerlukan aquarium/tempat pemeliharaan yang cukup besar, jika kita ingin memeliharanya lebih dari 1 ekor, karena ikan jenis ini cukup agresif terhadap sesamanya, dalam pemelihara di aquarium sebaiknya diberikan kayu atau batu-batuan untuk tempat persembunyiaannya. Dianjurkan agar memberikan penutup yang baik untuk mencegah ikan tersebut kabur.

Penyebaran adalah di Afrika Barat. Palmas dapat dipelihara bersama-sama dengan ikan golongan Cichlidae yang memiliki ukuran lebih besar. Palmas, merupakan salah satu jenis ikan purba/jurasic fish. Ikan ini dapat hidup diperairan dangkal, bahkan adang kering. Mempunyai kemampuan beradaptasi pada air dengan kandungan oksigen rendah. Ikan ini mampu mengambil udara langsung. Cara pemeliharaannya cukup mudah, diberikan pakan ikan hidup (mas, cere/guppy), cacing bahkan pelet/makanan kering. Panjang rata-rata ikan palmas adalah 30 cm. Hidup pada kisaran pH 6.5-7, dan temperatur 16-27 Celcius.

Jenis yang dapat ditemui di Indonesia antara lain :

  • Polypterus Delhezy
  • Polypterus Palmas
  • Polypterus Ornatipinis
  • Polypterus Retropinis
  • Polypterus Weeksy
  • Polypterus palmas polli
  • Polypterus palmas buettikoferi

JENIS KELAMIN
Jenis kelamin palmas dapat dibedakan dengan melihat lebar dari sirip anus. Sirip anus palmas jantan lebarnya hampir 2 kali lebar sirip anus palmas betina.

BREEDING
Pada masa breeding palmas jantan akan “memeluk” si betina, kemudian akan memproduksi sperma pada saat si jantan “menangkap” telur-telur yang dikeluarkan si betina. Setelah dibuahi telur-telur tersebut akan jatuh ke atas substrate akuarium. Pada umumnya telur-telur tersebut akan menetas dalam waktu 4 hari.

(berbagai sumber)

.

1 Response

  1. HaryZ says:

    Saya z kagum pda artikel yg sdh z bca,,,,
    law blh z brtnya,,,
    “apkh artikel tsb dibuat diambl bhanx dri penelitan scra lngsng trhdp ikan palmas tw diambl dri bku”