Ikan Viper

Viperfish adalah jenis ikan laut dalam, dengan genus Chauliodus. Mereka tumbuh hingga panjang 30 sampai 60 cm (12 – 24 inci). Viperfish tinggal di dekat kedalaman rendah (250-5,000 kaki) di siang hari dan dangkal pada malam hari. Viperfish tinggal di perairan tropis dan subtropis. Memiliki nama latin Mesopelagic dapat ditemukan dikedalaman 80-1600 meter, merupakan ikan dengan tampang super kejam , gigi seperti jarum dan rahang lebih rendah berengsel (mulut lebar dan gigi tajam). seperti kebanyakan ikan dari lautan dalam, ikan ini tidak memiliki warna kulit alias tembus pandang dan organnya menyala karena proses yang disebut bioluminescence, selain itu mereka memiliki mata yang besar untuk mengumpulkan cahaya sebanyak mungkin di dalam kondisi minim cahaya atau bahkan tanpa cahaya sama sekali.

Viperfish adalah salah satu predator terhebat di bagian laut paling dalam dan diyakini bisa menyerang mangsanya dengan memikat korban dekat dengan sendiri dengan organ yang menghasilkan cahaya. Organ ini disebut photophore dan terletak di ujung tulang dorsal. Mulutnya yang lebar dalam, bisa menelan utuh ikan yang bahkan lebih besar dari badannya, hal ini dimungkinkan karena perutnya bersifat elastis sehingga dapat mengembang. Ikan-ikan dasar laut ini harus beradaptasi dengan lingkungan yang sangat minim stok makanan karena lingkungannya yang sangat dalam sehingga tidak banyak mahluk lain yang berkeliaran, kadang mereka saling memakan sesama sejenis untuk dapat bertahan hidup. Makanan utama mereka adalah crustacea.

Ikan Viper masih mempunyai hubungan saudara dengan ikan Grammatostomias flaggellibarba (dragon fish), ikan mempunyai kepala yang besar dengan gigi yang runcing dan tajam. Ikan yang memiliki nama latin Chauliodus Sloani ini terkenal sebagai predator yang gesit di laut dalam. Ikan ini dapat dikenali dari ciri-ciri mulutnya yang lebar dengan gigi-giginya yang panjang dan tajam. Makhluk yang menyeramkan ini memiliki punggung yang memiliki organ photophore, organ yang memproduksi cahaya melalui proses bioluminensis. Ikan ini menggunakan organ cahayanya yang berkedip-kedip untuk memancing mangsanya agar mendekat ke arahnya.

Viperfish mempunyai variasi dalam hal warna antara lain hijau, perak dan hitam. Menggunakan taring-seperti gigi untuk melumpuhkan mangsanya, dan tidak akan mampu menutup mulutnya karena giginya yang panjang. Vertebra pertama di belakang kepala viperfish dikenal untuk menyerap kejutan serangan, yang terutama ditujukan terhadap dragonfish dan makhluk kecil lainnya. Mereka mampu bertahan hidup dengan cukup lama dengan makanan yang cukup langka dan sedikit .

Viperfish diyakini bisa hidup sampai 30 tahun sampai 40 tahun tetapi di penangkaran jarang yang bisa hidup lebih dari beberapa jam. Beberapa spesies lumba-lumba dan hiu diketahui memangsa viperfish. Para ilmuwan percaya bahwa viperfish dapat berenang dengan kecepatan dua kali dari panjang tubuh per detik, tapi itu belum kecepatan resmi.

(berbagai sumber)

.