Leafy Sea Dragon

Mendengar nama binatang ini, pasti yang terbesit di otak kita adalah binatang yang mengerikan. Bagaimana tidak, dari namanya saja telah menampilkan sosok ‘ganas’, ‘seram’ dan ‘sangar’. Naga laut selama ini menjadi mitos misterius yang berkembang di masyarakat. Seekor makhluk dari perairan Australia yang satu ini diyakini sebagai naga laut mini oleh masyarakat setempat. Leafy Sea Dragon (Phycodurus eques) adalah sejenis ikan dari famili Syngnathidae yang termasuk juga di dalamnya kuda laut. Ini adalah satu-satunya anggota dari genus Phycodurus yang biasanya tinggal di tenggara pantai Australia.

Leafy Sea Dragon adalah subjek untuk berbagai penelitian. Mereka mengumpulkan mahluk ini untuk dikoleksi dan dipakai sebagai pengobatan alternatif. Mahluk ini sangat rapuh ketika baru lahir, dan sangat lamban di dalam air, membuatnya sangat rentan terhadap predator. Mereka biasanya terdampar di pantai setelah terjadinya badai, dan tidak seperti kuda laut pada umumnya, mahluk ini tidak dapat menggerakkan ekornya untuk mencengkram pada rumput laut sebagai perlindungan terhadap gelombang.

Bentuknya yang unik dan aneh, membuat beberapa orang meyakini bahwa makhluk ini adalah sosok naga laut mini yang selama ini menjadi mitos atau cryptid misterius yang beredar di masyarakat. Jika melihat sosok tubuhnya, kita pasti menduga bahwa Sea Dragon termasuk kuda laut. Tetapi Sea Dragon bukanlah kuda laut. Mengapa Sea Dragon berbeda dengan kuda laut ? Ada tiga hal yang membedakannya.

Yang pertama, bentuk tubuhnya yang ekstrim. Weedy Sea Dragon (Phyllopteryx taeniolatus) dan Leafy Sea Dragon (Phycodurus eques) dapat dikenali secara baik dari bentuk tubuhnya yang unik. Yang kedua, Sea Dragon tidak memiliki ‘kantong khusus’ seperti kuda laut. Seperti yang kita ketahui, kuda laut memiliki kantong khusus ini untuk membesarkan dan memelihara anaknya, seperti kanguru. Yang ketiga, Sea Dragon tidak seperti kuda laut yang ekor kuda laut ini selalu menggantung di tanaman laut agar tidak terbawa arus.

Ada dua jenis Sea Dragon, Weedy Sea Dragon (naga laut berbentuk rumput laut) dan Leafy Sea Dragon (naga laut berbentuk daun). Leafy Sea Dragon memiliki panjang maksimal 45 cm, adapun Weedy Sea Dragon panjang maksimalnya 35 cm. Kedua Sea Dragon ini memiliki tubuh yang lonjong dan panjang, matanya yang dapat bergerak bebas dan mereka tidak memiliki gigi atau perut. Leafy Sea Dragon mudah sekali dikenali karena bentuk tubuhnya yang seperti dedaunan. Dan bentuk tubuh ini sebagai pelindung tubuh mereka dari pemangsa karena dapat berkamuflase dengan dedaunan tanaman laut. Warna dari Leafy Sea Dragon biasanya hijau keemasan dan oranye dengan Dan Leafy Sea Dragon lebih mudah dikenal daripada Weedy Sea Dragon karena bentuk tubuhnya yang banyak ‘rumbai-rumbai’. Weedy Sea Dragon bentuk tubuhnya juga lonjong dan memanjang dan warna khas biru terdapat di bagian atas tubuhnya.

LOKASI DAN HABITAT
Leafy Sea Dragon dapat ditemui di bagian Selatan Australia di sepanjang pantai antara pulau Rottnest di bagian Barat dan pulau kanguru di sebelah Timurnya. Adapun Weedy Sea Dragon dapat ditemui di tempat yang sama dan lebih ke Timur dari Negara bagian New South wales. Mereka suka berada di daerah di mana banyak terdapat tumbuhan laut yang dilindungi oleh koral-koral dan daerah dekat pantai yang mengalami pasang surut dengan banyak rumput lautnya.

POLA MAKAN
Kedua sea dragon ini memangsa binatang crustacean seperti udang-udang kecil. Bayi sea dragon yang baru lahir memangsa “zooplankton” seperti copepods and rotifers hingga mereka dewasa dan memangsa crustacean.

POLA PERKAWINAN DAN REPRODUKSI
Dalam ‘kasih sayang ‘ terhadap bayi-bayinya, jantan sea dragon seperti kuda laut. Mereka membawa telur-telur sebanyak kira-kira 250 butir telur dari sang betina. Telur-telur mereka yang berwarna pink muda dibawa oleh ekor sang jantan dan menjadi tempat pengeraman telur-telur ini selama 6 hingga 8 minggu. Benar-benar binatang yang luar biasa

(berbagai sumber)

.