Sailfish

Ikan layaran (sailfish) Ikan yang menjadi favorit para pemancing profesional ini ternyata masih menjadi misteri bagi para ahli bidang biologi kelautan. Hal ini disebabkan karena pergerakan ikan yang enak dagingnya itu sangat cepat dan tingkat perpindahannya (migrasi) sangat tinggi.

Selain itu, ikan yang memiliki nama Latin Istiophorus albicans (untuk yang berada di Samudra Pasifik) dan Istiophorus platypterus (untuk yang bermukim di Samudra Atlantik) ini tersebar ratusan mil dari pantai. Sehingga sangat sulit bagi para ahli untuk mencari lokasi pasti mereka, melakukan proses tagging (penomeran), serta pengumpulan data.

Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa ikan ini memang benar-benar ‘cepat’. Percaya tidak, 36 jam setelah bertelur, telur-telur tersebut langsung menetas! Tidak hanya itu, pertumbuhan tubuh mereka sangat cepat, sekitar 6 kaki per tahun !

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Perciformes
Famili: Istiophoridae
Genus: Istiophorus
Lacépède, 1801

Sailfish adalah dua jenis ikan di dalam genus Istiophorus yang tinggal di perariran hangat samudra-samudra dunia. Kebanyakan berwarna biru keabu-abuan dan memiliki sirip punggung tegak yang mirip dengan layar kapal. Ciri penting lainnya adalah moncong yang memanjang, menyerupai moncong ikan todak. Ikan ini adalah ikan tercepat, bisa berenang hingga kecepatan 110 kilometer per jam.

Sirip punggungnya biasanya terlipat saat berenang, namun bisa naik apabila ikan layaran merasa terancam atau sedang bersemangat, membuatnya terlihat lebih besar daripada ukuran sebenarnya. Siasat ini juga dapat diamati saat makan, ketika sekelompok ikan layaran menggunakan sirip layar mereka untuk “menggembala” sekelompok ikan atau cumi.

Ikan ini bisa mengubah tubuhnya menjadi biru muda dengan garis-garis kuning hingga membuat bingung mangsa dan memberi isyarat kepada ikan layaran lainnya. (berbagai sumber)