Striped Raphael Catfish

Striped-Raphael-catfish1Striped Raphael Catfish atau biasa disebut juga Chocolate catfish adalah sejenis lele keluarga Doradidae. Lele ini memiliki sebutan lain yang diantaranya talking catfish, chocolate catfish, atau chocolate doradid. Striped Raphael Catfish terkenal di dunia sebagaiikan hias karena memiliki temperamen yang menyenangkan serta sifat rasa ingin tahunya. Ikan ini biasanya ditemukan di sungai Amazon, Tocantins, Parnaíba, Orinoco, serta sungai Essequibo di Brazil, Guyana Prancis, dan juga Suriname. Striped Raphael Catfish dapat tumbuh hingga mencapai 24 cm.

Lele ini memiliki dua duri kaku pada sirip dadanya serta pada sirip punggungnya. Pada tubuhnya juga deretan terdapat duri pelindung kecil yang melengkung di sepanjang sisi tubuhnya. Ikan ini memiliki tubuh berwarna coklat tua serta garis putih di sepanjang tubuhnya. Di habitat aslinya ikan ini sering membuat lubang pada dasar sungai yang lembut terutama pada dasar sungai yang berpasir. Biasanya ikan ini memakan moluska, krustasea, serta sisa-sisa organik di habitat aslinya.

Striped Raphael catfish
Classification
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Actinopterygii
Order: Siluriformes
Family: Doradidae
Genus: Platydoras
Species: P. armatulus

Ikan Striped Raphael Catfish adalah ikan yang baik dan pendamai terhadap jenisnya sendiri dan juga terhadap ikan lainnya. Lele ini juga cocok untuk ikan akuarium komunitas. Namun ikan ini adalah ikan nokturnal, sehingga lele ini lebih sering terlihat dan aktif pada malam hari. Kondisi air yang diperlukan pH 5,8-7,0 temperatur 26-28 °C. Lele ini biasanya berenang di bagian bawah akuarium. Substrat yang digunakan lebih baik berupa pasir atau kerikil yang halus karena sifat ikan ini yang suka menggali.

Striped Raphael Catfish membutuhkan pakan yang berprotein seperti cacing darah atau tubifex. Makanan beku,serpih,atau pelet yang tenggelam mungkin dapat dimakan oleh ikan ini. Saat ini penulis sedang memelihara ikan ini yang dipelihara sejak masih berukuran sekitar 5 cm. Dari hasil pengalaman penulis memelihara lele ini, ketika ditangkap lele ini mengeluarkan suara yang mirip suara geraman atau suara dengkuran. Karena itulah lele ini terkadang disebut “Talking Catfish”. Diperlukan kehati-hatian ketika menangkap ikan ini dengan jaring karena ikan ini bisa tersangkut di jaring oleh duri siripnya yang kaku.