Tigerfish

Karakteristik yang paling jelas dari ikan tigerfish (Hydrocyus forskahlii) adalah gigi yang menonjol tajam dan terpasang kuat di dalam tulang rahang. Ciri lainnya adalah pada bagian punggung terdapat dua sirip yang berukuran besar dan kecil, sirip kecil terletak diantara sirip besar dengan ekor. Para peneliti sampai sekarang belum mengetahui fungsi sirip kecil itu, tigerfish ini juga memiliki warna yang menarik. Selain Hydrocyus forskahlii ada tiga spesies lain yang masih merupakan family dari tigerfish yaitu Hydrocyus brevis sebuah spesies kecil dari utara dan barat Afrika, Hydrocyus goliath yang hanya ditemukan di sungai Kongo yang merupakan anak sungai utama danau Tanganyika dan spesies terakhir adalah Hydrocyus tanzania yang terdapat di Tanzania.

Tigerfish ini termasuk ke dalam family Characidae, pada umumnya kebanyakan ikan yang termasuk ke dalam golongan ini merupakan ikan predator tetapi ada juga yang masuk ke dalam golongan omnivore. Lokasi penyebaran ikan tigerfish ini terdapat di Zimbabwe disekitar bendungan Kariba dan sungai Zambezi selain itu ikan tigerfish juga terdapat di sungai Manyame dan sungai Limpopo yaitu anak sungai yang cukup besar di bagian selatan Zimbabwe. Di tempat lain di Afrika ikan ini juga bisa ditemukan di sungai Nil dan sungai-sungai besar di Afrika Barat. Danau Rudolf, Albert, Tanganyika, Mweru, Bangweulu serta aliran sungai Zambia, Kongo, Cuanza, Okavango dan sebelah selatan sungai Pongola merupakan tempat-tempat dimana kita bisa menemukan ikan tigerfish ini.

Ikan tigerfish betina memiliki umur yang lebih panjang dari tigerfish jantan, ukuran tubuhnya pun lebih besar tigerfish betina. Di danau Kariba di Zimbabwe, ukuran maksimum rata-rata ikan tigerfish nya sekitar 71 cm dan berat sekitar 7 kg. Ikan tigerfish terbesar yang pernah tertangkap di Kariba berukuran 80 cm dengan berat 15,507 kg oleh JH. Erasmus pada tahun 1962. Ikan tigerfish jantan dapat tumbuh mencapai panjang 55 cm dan berat 2,5 kg. Umur tigerfish betina bisa mencapai 7-8 tahun (maksimal 10 tahun). Ikan tigerfish jenis Hydrocyus goliath yang ada di Kongo dan Danau Tanganyika dapat mencapai berat 45 Kg.

Sebenarnya tidak ada waktu khusus untuk dapat memancing ikan ini, tigerfish dapat dipancing dengan menggunakan bait atau lure sepanjang tahun. Tetapi untuk hasil yang lebih maksimal ada waktu-waktu tertentu dimana kita bisa mendapatkan ikan ini dengan jumlah yang cukup banyak, yaitu di akhir musim hujan ketika sungai-sungai dipenuhi oleh ikan-ikan kecil yang bergerak menuju sungai Zambezi. Biasanya terjadi pada bulan Mei dan Juni dimana kondisi air masih cukup hangat.

Indikator  lain adanya tigerfish adalah burung pemakan ikan yang selalu berada di atas aliran sungai untuk memakan ikan kecil, karena di perairan yang lebih dalam ikan tigerfish ini juga memangsa ikan-ikan kecil tersebut. Kumpulan ikan-ikan kecil yang berada dipermukaan aliran sungai juga dapat menjadi indikator adanya tigerfish diperairan yang lebih dalam. Setelah musim dingin, saat suhu mulai naik, musim memancing kedua dimulai dan berlangsung sampai bulan Januari.

Ikan tigerfish (Hydrocyus forskahlii) kini resmi dikategorikan sebagai ikan yang dapat digunakan dalam perlombaan, hal itu ditetapkan oleh International Game Fish Association yang menyatakan bahwa ikan tigerfish ini merupakan ikan petarung freshwater terbaik yang pernah ada. Metode mancing yang digunakan dengan menggunakan perahu, umpan yang digunakan bisa dengan potongan daging ikan ataupun dengan menggunakan umpan hidup. Metode lain yang digunakan disana dikenal dengan nama-nama “doba-doba”.

Setelah berhasil hook up ikan tigerfish ini, segera jalankan perahu. Ikan tigerfish ini akan berusaha membebaskan diri mereka dengan cara melompat-lompat ke udara, lompatannya bisa mencapai dua meter. Biasanya pertarungan berlangsung selama kurang lebih 10 menit tetapi semuanya tergantung situasi dan kondisi dilapangan. Setelah ikan tigerfish lelah anda akan lebih mudah untuk menaikkan ikan tigerfish ini.

Diperairan dangkal dimana sejumlah besar tigerfish kecil ditemukan, anda bisa menggunakan metode fly fishing untuk memancing ikan ini. Pada tahun 1971 seorang fly fisherman asal Amerika mencoba mancing ikan tigerfish dengan menggunakan fly tackle dan dia berhasil menangkap beberapa ikan tigerfish dengan ikan terberat lebih dari 4 kg. Daging ikan tigerfish ini juga bisa dikonsumsi, menurut sebagian orang yang pernah mengkonsumsi daging tigerfish ini rasanya cukup enak. Ikan tigerfish yang memiliki berat 1 kg dapat digoreng, dagingnya pun cukup gurih seperti daging ikan air tawar pada umumnya, apalagi jika ditambah dengan bumbu-bumbu lainnya.

Apakah ikan tigerfish ini berbahaya bagi manusia? Jawabannya iya, karena ada sebuah laporan yang mengatakan seorang pemancing pernah terkena gigitan ikan tigerfish ini, dan hasilnya ia harus menerima 16 jahitan dibagian tubuhnya. (safari guide)

.

1 Response

  1. ucup says:

    serremm abis ni ikan….siape yg doyan dagingnye…liatnye aje ngeri..