Kite Fishing

Kite Fishing adalah cara memancing dari perahu dengan menggunakan layang-layang untuk menjauhkan umpan pada jarak tertentu. Dan juga untuk menjaga umpan agar tetap berada di permukaan air, karena tehnik ini biasanya di lakukan untuk menangkap ikan-ikan permukaan (palagis). Beberapa pemancing bahkan menggunakan jerat untuk menangkap ikan. Piranti yang biasanya dipakai adalah jenis spinning, dan disamping menggunakan layang-layang dapat pula memakai balon.

Banyak pemancing yang sangat asing dengan tehnik ini, karena disangka sulit dan merepotkan. Padahal cara ini cukup manjur untuk menangkap ikan-ikan permukaan seperti tenggiri, hiu dan layaran. Kelebihan dari tehnik mancing ini adalah, umpan dapat berada jauh sekali dari pemancing. Efek naik turun nya layang-layang dapat diteruskan kepada umpan, yang membuat ikan predator akan sangat tertarik kepada umpan.

Tehnik ini hanya membutuhkan layang-layang, angin 10-15 knot, pressure release clip, serta umpan hidup. Umpan hidup yang baik adalah umpan yang dapat bertahan hidup lama. Selar, kembung, ikan terbang, bahkan belanak dapat digunakan. Pilihan lokasi untuk Kite Fishing bisa dari atas kapal atau dari tebing, atau bahkan dari pantai sekalipun. Asalkan angin cukup kuat dan stabil untuk menahan ketinggian layang-layang.

LAYANG-LAYANG

Ada macam-macam merek layangan untuk mancing, tetapi yang paling terkenal adalah buatan Aftco, Bob Lewis, dan SFE. Masing-masing mempunyai fitur berbeda satu sama lain, ada yang berbentuk kotak sederhana, berbentuk mirip gantole, atau berbentuk silinder bulat. Biasanya terbagi atas tiga jenis untuk kekuatan angin yang berbeda: heavy, medium atau light.

Kita belum tentu menemukan layang-layang untuk mancing di toko-toko pancing. Oleh karena itu ada baiknya membuat sendiri layang-layang ini, karena cukup sederhana yang hanya membutuhkan rangka bambu, kain parasit, benang untuk menjahit.

RANGKAIAN

Layang-layang mempunyai tali khusus yang dapat digulung sesuai dengan ketinggian yang diinginkan, biasanya antara 20-40meter diatas permukaan laut. Setiap interval 10-15meter pada tali layang-layang, diikatkan tali yang diujungnya ada pressure release clip. Alat ini biasanya digunakan pada outrigger atau downrigger di kapal. Banyak dijual di toko-toko pancing. Gunanya adalah untuk melepaskan secara otomatis tali pancing dari tali layang-layang, kalau ikan strike dan menarik umpan hidup kita. Besarnya kekuatan yang diperlukan untuk membuka clip dapat diatur sekehendak kita

HOOK UP

Apabila ada ikan besar yang akan menyambar umpan, indikasinya adalah sebagai berikut:
• Umpan hidup menjadi liar dan bergerak kesana kemari dengan cara tidak normal.
• Ada cipratan air atau air bergolak disekitar umpan.
• Anda melihat sirip hiu atau sirip layaran muncul dari dalam air disekitar umpan.
• Ada bayangan hitam dibawah air dekat umpan.
• Pressure release clip menjepret dan tali pancing terlepas dari tali layang-layang, tetapi anda tidak melihat apa-apa.

Anda akan tahu kalau dan akan mendapat strike. Kalau terjadi strike hal terbaik yang perlu dilakukan adalah free spool tali pancing dan biarkan si ikan membawa lari umpan, dan menelannya atau sampai anda sudah yakin umpan dimakan seluruhnya, dan kail cukup kuat untuk menahan tarikan ikan dan mulailah fight. (sumber : fishyforum)

.