• -6.153636, 106.792756

Teknik Mancing Jigging

Teknik Mancing Jigging

Teknik Mancing Jigging

Jigging adalah sebuah teknik mancing ikan di kedalaman dengan menggunakan Jig yang digerakkan secara vertikal. Sedangkan pengertian Jig itu sendiri adalah umpan buatan yang biasanya terbuat dari logam (timah) yang dibentuk menyerupai ikan dan memiliki variasi warna yang cukup banyak. Ciri-ciri jig yang bagus adalah bila jig tersebut kita jatuhkan ke laut tidak meluncur lurus ke bawah (meskipun beratnya ratusan gram), akan tetapi bergerak seperti ikan umpan yang sedang berenang.

PERALATAN JIGGING
1. Metal Jig / Umpan (Lure)
Biasanya disesuaikan dengan kemampuan Joran yang digunakan, kedalaman lokasi dan kuatnya arus dilokasi. Warna tidak banyak berpengaruh, yang terpenting mudah dilihat/menarik perhatian ikan target. Makin dalam kita jigging sebaiknya menggunakan jig yang berwarna terang (fluorescence).

2. Reel Spinning, Baitcasting
a. Reel Spinning, biasanya digunakan yang mempunyai Gear Ratio yang rendah, hal ini bertujuan agar tidak terlalu berat pada saat menggulung sehingga kita tidak akan cepat merasa lelah. b. Reel Baitcasting, berlawanan dengan reel spinning. Karena pada umumnya diameter spoolnya kecil dan tangkai handlenya pendek, maka dipakai yang memiliki Gear Ratio yang tinggi hal ini bertujuan agar gerakan/action umpan tetap kelihatan hidup.

3. Senar Braided (PE)
Agar action terlihat natural dalam air, idealnya senar yang digunakan cukup ringan dan berdiameter kecil tetapi kuat. Karena itulah untuk teknik jigging disarankan menggunakan senar Braided (PE).

4. Joran
Tidak ada standar yang pasti mengenai panjang joran yang digunakan untuk jigging. Pada umumnya 5-10 feet, semakin panjang joran yang digunakan action umpan semakin bagus. Hanya saja lebih menguras stamina terutama saat memainkan umpan-umpan yang berat atau Fight dengan ikan yang bandel. Sedangkan bila kita menggunakan joran yang pendek dapat menghemat stamina dan lebih mudah saat menghajar ikan.

5. Leader Line
Biasanya diguanakan Shock Leader Monofilament dengan kekuatan 1.5 sampai dengan 2x kekuatan main line dengan panjang 6-10 m. Tujuan memakai Leader Line adalah :
a. Mengurangi resiko putus apabila terjadi gesekan kekuatan pada batu karang ataupun dinding kapal.
b. Memudahkan wireman/Crew mendaratkan ikannya.
c. Mengurangi daya hantar yang terjadi saat strike

6. Swivel dan Split Ring
Bertujuan untuk mengurangi gerakan melintirnya umpan pada saat dimainkan. Dan juga mempermudah pemancing mengganti umpan tanpa harus memotong leader line.

7. Hook
Biasanya hook yang digunakan 1 atau 2 singlehook dengan assist menggantung di kepala atau sampai pertengahan badan metal jig. Ukuran hook assist yang digunakan disesuaikan dengan besar metal jig, yang terpenting hook bisa bergerak bebas tidak menempel di badan metal jig. Bila ingin menggunakan hook di bawah sebaiknya menggunakan circle hook agar tidak mudah tersangkut di karang.

8. Gimbal/Sabuk Ajar
9. Sarung Tangan
Penggunaan sarung tangan sangat membantu terutama saat fight dengan ikan-ikan besar atau pada saat telapak tangan basah oleh keringat. Mengurangi resiko kecelakaan karena licin.

JIGGING ACTION
Setiap pemancing bebas berimprovisasi, semakin banyak variasi semakin besar pula peluang mendapatkan ikan. Untuk jenis ikan yang sama dilokasi yang sama dan dengan kondisi arus yang berbeda bisa sukses dengan gaya yang berbeda dari sebelumnya.
a. Fast Jerking 1:1, artinya satu kali angkat joran diikuti dengan satu gulungan
b. Slow Jerking 1:2, artinya satu kali angkat joran diikuti dengan dua gulungan
c. Long Jerking 1:3, artinya satu kali angkat joran diikuti dengan tiga gulungan

PENGATURAN DRAG
Pengaturan drag biasanya disesuaikan dengan piranti dan target yang dicari. Untuk ikan-ikan seperti
Amberjack,Dog Tooth Tuna atau pun Yellow Fin TUna, drag yang terlalu kencang (>7kg) akan cepat menguras
tenaga dan stamina pemancing. Cukup disetting 5-7 Kg, karena pemakain drag tinggi sangat beresiko dengan
patahnya joran. Usahakan sewaktu fight posisi ketinggian joran tidak lebih dari 60 derajat.


JIGGING
adalah sebuah teknik mancing ikan di kedalaman dengan menggunakan Jig yang digerakkan secara vertikal.Sedangkan pengertian Jig itu sendiri adalah umpan buatan yang biasanya terbuat dari logam (timah) yangdibentuk menyerupai ikan dan memiliki variasi warna yang cukup banyak. Ciri-ciri jig yang bagus adalah bila

jig tersebut kita jatuhkan ke laut tidak meluncur lurus ke bawah (meskipun beratnya ratusan gram), akan

tetapi bergerak seperti ikan umpan yang sedang berenang.

14 thoughts on “Teknik Mancing Jigging

  1. gusty

    thx atas infonya ya…
    sangat berguna bnget bagi mancing mania.
    tolong teknik yang lain juga di ajarin donk…

  2. agung

    apa ndak kebalik masalah gearnya (untuk baitcast) ….
    kayaknya untuk jigging gear ratio lebih rendah lebih bagus

  3. Ivan

    klo bs lebih lengkap lg jenis dan merk reelnya……….soalnya ada merk yg lg in d majalah tp ngga ada d ift store………..trims.

    1. bonces

      Ada gak rekomendasi merk/jenis lure yang cocok buat arus kuat & arus lemah…?
      merk lure
      >tidak ada asalkan GID ato hologram
      buat arus kuat & arus lemah
      >semakin kuat arus semakin berat MJnya…

    1. bonces

      simpul ke lieder line yg kuat gimana bos?
      > FG knot….itu yg saya pakai….
      apa harus pakai kili2.
      >saya tidak pernah…dulu pernah namun tidak pernah strike…
      thanks
      > sama2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>