Danau Batur

Propinsi Bali memiliki danau terluas yang merupakan danau kaldera dari Gunung Batur yang masih aktif yaitu Danau Batur. Obyek Wisata yang terletak di Desa Batur, Kecamatan Kintamani Kabupaten Daerah Tingkat II Bangli ini berjawa sejuk pada siang hari dan dingin pada malam hari.

Danau Batur adalah danau terbesar di Bali, terletak di kaki Gunung Batur. Kawasan Danau Batur merupakan kawasan yang sejak lama telah dimanfaatkan sebagai tempat pertanian sayuran maupun wisata karena terletak pada ketinggian diatas 1000 m diatas permukaan laut (dpl).

Danau ini terletak di kaki Gunung Batur dan diyakini merupakan sebuah kaldera purba. Kaldera atau kawah raksasa itu diduga terjadi akibat letusan dahsyat gunung Batur ribuan tahun lalu. Kaldera  itu kini digenangi air yang menjadi sumber air dari sebagian besar lahan pertanian di Bali. Air dari danau ini mengalir ke hampir seluruh sungai besar di Bali seperti sungai Unda di Bali Selatan, sungai Suni di Bali barat, dan Sungai Bayumala di Bali Utara. Dari aliran sungai itulah air Danau Batur kemudian dibagi-bagi dengan tata aturan khusus yang disebut subak.

Di pinggir danau ini berdiri Pura Batur sebagi tempat pemujaan Betari Danu, yakni manifestasi Tuhan dalam fungsinya sebagai dewi pelindung pertanian. Pesona wisata Danau Batur tentulah pada pemandangan yang indah. Dari trotoar di pinggir jalan Raya Bangli- Singaraja, terdapat hamparan danau dengan airnya yang biru lembut berpadu sosok Gunung Batur yang kokoh menjulang, dan Bukit Abang yang hijau subur.

Asal Mula Danau Batur
Wirabuana benar-benar bernasib malang. Terlahir dengan sosok tak lazim yaitu sebagian tubuh dan wajahnya ditumbuhi sisik menyerupai iguana, ia diasingkan oleh sang ayah Wirasena ke kaki gunung Batur. Di tempat pengasingannya, Wirabuana hanya ditemani oleh inang pengasuh yang memiliki seorang putri bernama Sekar Asih. Seumur dengan Wirabuana, diam-diam Sekar Asih menaruh hati pada sang majikan.

Namun belakangan, Wirabuana malah jatuh cinta pada Ratna Mantili. Gadis cantik itu adalah putri seorang adipati yang terusir dengan cara yang licik oleh saingannya Demang Lindungan. Demi membuktikan cintanya, Wirabuana berani berbuat apa saja. Salah satunya adalah dengan menantang Demang Klindungan bertarung. Pertempuran berlangsung sengit, dan berakhir sama kuat dengan kondisi keduanya yang sama-sama terluka parah. Meski begitu, tidak ada satupun yang mau mengaku kalah.

Dengan segenap kekuatannya, Wirabuana menancapkan tombak miliknya. Setelah dicabut, mendadak air dari perut bumi mulai menyembur keluar dengan deras dan dengan seketika menenggelamkan seluruh wilayah di kaki gunung Batur. Berkat danau itu, Wirabuana akhirnya bisa menjadi manusia normal tanpa sisik sekaligus menemukan cinta sejatinya yang dicari selama ini.

Akomodasi
Bagi Pengunjung yang ingin menginap tidak perlu khawatir, di Kintamani banyak terdapat penginapan dengan harga yang bervariasi. Di tempat ini juga banyak terdapat restoran dengan berbagai cita rasa yang khas dalam setiap hidangan yang disajikan.

Cara Pencapaian
Obyek wisata ini dapat dilalui dengan kendaraan bermotor, karena lokasi ini menghubungkan kota Bangli dan kota Singaraja. Sedangkan rute obyek, menghubungkan Obyek Wisata Kawasan Batur dengan Obyek Wisata Tampaksiring dan Besakih. Kira-kira 3 jam perjalanan dari kota Denpasar kita akan sampai di kawasan ini, tepatnya di tempat yang disebut penelokan, yang sesuai dengan namanya dalam bahasa bali yang berarti tempat untuk melihat-lihat merupakan lokasi yang paling strategis untuk menikmati pemandangan alam di kawasan wisata ini.

(Berbagai Sumber).