• -6.153636, 106.792756

Danau Ngebel Ponorogo

Danau Ngebel Ponorogo

Danau Ngebel Ponorogo

Danau Ngebel atau Telaga Ngebel terletak di lereng gunung Wilis dengan ketinggian 734 meter di atas permukaan laut dengan suhu 22-32 derajat celsius. Dengan luas permukaan sekitar 15 km, danau Ngebel dikelilingi oleh jalan sepanjang 5 km. Disebut danau Ngebel karena terletak di wilayah kecamatan Ngebel, sekitar 24 km kearah timur laut dari pusat kota kabupaten Ponogoro, Jawa Timur.

Danau ini memiliki panorama yang menakjubkan, udara sejuk dengan kondisi alam yang masih alami dan memiliki sejuta potensi untuk digali. Di danau ini juga dapat dijumpai berbagai buah-buahan seperti: durian, manggis, pundung, dll. Di danau ini juga kaya akan berbagai ikan, salah satunya adalah varietas ikan yang dilindungi yaitu Ikan Hampala atau penduduk setempat menyebutnya Ikan Ngongok.

Udara sejuk dan angin sepoi-sepoi menyelimuti obyek wisata Danau Ngebel. Panorama asri dan indah mempesona pengunjungnya. Para pencari ikan asyik menangkapi penghuni danau tersebut. Lalu sajian ikan bakar dari danau kian menambah betah siapapun yang hadir disana.

Danau Ngebel cukup unik dan menarik dibandingkan dengan danau lainnya yang ada di wilayah Jawa Timur. Danau anggun yang cukup luas ini dikelilingi rimbunnya pepohonan lereng gunung. Kondisi alamnya sangat berprospek baik bila dikembangkan lebih lanjut bahkan dapat menjadi aset Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat sekitar obyek wisata itu sendiri.

Danau Ngebel ibarat tambang emas yang menunggu sentuhan investor, sehingga dapat bersolek dan menjadi ikon kedua di Kabupaten Ponorogo setelah kesenian Reog. Obyek wisata ini layak untuk dikunjungi lantaran masih bersuasana alami dan indah. Kondisi seperti ini dipastikan mampu menghilangkan kepenatan atau kelelahan usai didera kesibukan sehari-hari.

Legenda Danau Ngebel
Konon cerita yang berkembang di masyarakat, Danau Ngebel mempunyai cerita unik yang didasarkan pada kisah seekor ular naga bernama “Baru Klinting”. Sang Ular ketika bermeditasi secara tak sengaja dipotong-potong oleh masyarakat sekitar untuk dimakan. Secara ajaib sang ular menjelma menjadi anak kecil yang mendatangi masyarakat dan membuat sayembara, untuk mencabut lidi yang ditancapkan di tanah.

Namun tak seorangpun berhasil mencabutnya. Lantas dia sendirilah yang berhasil mencabut lidi itu. Dari lubang bekas lidi tersebut keluarlah air yang kemudian menjadi mata air yang menggenang hingga membentuk Danau Ngebel.

Legenda Danau Ngebel, terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo. Konon salah seorang pendiri Kabupaten ini yakni Batoro Katong. Sebelum melakukan syiar Islam di Kabupaten Ponorogo, Batoro menyucikan diri terlebih dahulu di mata air, yang ada di dekat Danau Ngebel yang kini dikenal sebagai Kucur Batoro.

Buat Jalan Tembus
Pemerintah setempat mengakui Danau Ngebel memang cukup potensial untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata sekaligus sebagai penopang ekonomi masyarakat maupun daerah kabupaten itu sendiri. Namun satu hal yang menjadi kendala, akses menuju ke obyek wisata ini baru bisa ditempuh melalui satu jalur, sehingga membuat para investor enggan melirik atau menanamkan modalnya untuk membangun obyek wisata pendukung (sport tourism) di danau ini.

Dalam waktu dekat, Kabupaten Ponorogo akan bekerja sama dengan kabupaten Madiun dan Nganjuk untuk membuat jalan tembus menuju ke Danau Ngebel.  Dengan adanya beberapa alternatif jalan menuju obyek wisata Danau Ngebel, tidak menutup kemungkinan para investor akan tertarik untuk menanamkan modalnya disini.

Potensi Pariwisata
Kabupaten Ponorogo, cukup kaya akan potensi pariwisatanya, baik wisata budaya maupun wisata alam. Salah satunya event nasional yang berakar dari tradisi masyarakat, yaitu Grebeg Suro yang biasanya digelar pada Festival Reog Nasional. Kegiatan ini dikemas secara matang sehingga cukup layak jual di pasar Wisata internasional. Event Grebeg Suro telah menjadi kalender wisata nasional, dan cukup menarik bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke kota kecil di Jawa Timur ini.

Sedangkan kesenian reog sudah menjadi identitas bagi kabupaten Ponorogo. Oleh karenanya kabupaten ini disebut juga dengan Kota Reog. Pentas seni reog sudah dikenal luas di Indonesia bahkan mancanegara. Di setiap sudut kota dapat dijumpai miniatur-miniatur reog.

Informasi Lokasi
Obyek wisata Telaga Ngebel terletak sekitar 24 km kearah timur laut dari pusat kota Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, tepatnya berada di Gunung Wilis dengan ketinggian sekitar 734-750 meter diatas permukaan laut, dengan suhu sekitar 22 derajat celcius. Luas permukaan telaga 15 km dengan dikelilingi jalan sepanjang 5 km. Panoramanya sangat indah dan menakjubkan. Udaranya sejuk dan kondisi alamnya masih asri.

Di kawasan Danau Ngebel, aneka ragam buah seperti durian, manggis, dan pundung. Di Danau Ngebel setiap satu tahun sekali diselenggarakan ritual budaya berupa Larungan Sesaji pada tahun baru Hijriyah/Tahun baru Islam 1 Muharam atau 1 Suro.

(Berbagai Sumber)

One thought on “Danau Ngebel Ponorogo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>