Kolam Pemancingan Bazoori

Dari muka Jalan Saidin ke rumah Mat Solar, kami masih harus menempuh sekitar 500 meter jalan kecil yang hanya cukup untuk satu mobil. Memasuki gerbang, tampak rumah megah beratap tiga kubah berdiri menjulang dengan hamparan halaman serta tiga kolam ikan yang teramat luas di areal depan, yang menjorok ke bawah. Deretan pepohonan dan bambu tumbuh lebat di kejauhan, membatasi areal rumah tersebut. Rasanya seperti bukan di pinggiran Jakarta. Semuanya serba hijau dan tenang.

Tiga kolam ikan seluas 3.000 meter persegi itu merupakan pemancingan yang dibuka untuk umum tahun 2008. Mat Solar memberinya nama: Kolam Pemancingan Bazoori. Tahun 2003 dia membeli lahan seluas hampir 9.000 meter persegi, yang kini menjadi rumah tempat tinggalnya sekaligus tempat pemancingan.

Sebelumnya, lahan itu berupa sawah yang sudah tidak lagi produktif. Ketika ditawari pemiliknya, Mat Solar membelinya, lalu bertahun-tahun setelahnya secara bertahap mengubahnya menjadi rumah tinggal dan kolam pemancingan yang diberi nama Kolam Pemancingan Bazoori .

Kata Mat Solar Di dekat sini terdapat tiga mata air alami. Sayang jika tidak dimanfaatkan. Karena itu, dibuat kolam ikan yang luas untuk menampungnya sekalian bisa jadi tangkapan atau resapan air.

Setiap akhir pekan, kolam ikannya dipenuhi pengunjung yang datang dari sejumlah kawasan di Jakarta dan wilyah yang cukup jauh. Tak hanya pengunjung keluarga, namun juga berbagai perusahaan juga menggelar acara kumpul-kumpul. Hasil tangkapan ikan kemudian bisa dimasak di kantin di tepi kolam.

Lokasi di JL. H. Saidin no 73 rt 03/06