Mancing di Pulau Damar

Bagi para pemancing mania yang pernah mancing di pulau Damar, Pulau Damar merupakan salah satu lokasi favorit bagi pemancing di Jakarta. Lokasi ini biasanya dijangkau melalui dermaga PLTU ancol, Kamal, Cilincing maupun banyak juga yang berangkat melalui dermaga Tanjung Pasir.

Bila melalui Cilincing pasti akan melewati pulau kecil yang Para nelayan menyebutnya Pulau Monyet, padahal tidak satupun monyet terlihat di Pulau ini. Ini karena monyet tidak dapat hidup pada habitat yang tidak mendukungnya di pulau ini. Pulau Yang dikenal sebagai Pulau Monyet sebenarnya adalah Pulau Damar Kecil yang memang ditakdirkan berdampingan dengan Pulau Damar Besar. Tidak ada lagi pulau selain dua pulau tersebut.

Daya tarik pulau ini terletak karena tidak berpenghuni. Jadi jangan heran bila di hari Sabtu Minggu, ada saja yang menggunakan pulau ini sebagai tempat Camping alias berkemah. Mereka menyediakan sendiri peralatannya, makanan maupun air minum yang mereka bawa dari daratan, sedangkan untuk makan ikan, mereka memancing di pantai Pulau ini.

Di sekitar pulau damar banyak terdapat karang dan tendes. Umumnya target ikan yang menjadi favorit pemancing adalah Tenggiri. Rata-rata kapal pemandu mancing sudah mengetahu lokasi yang akan dituju. Hanya jika musim mancing tenggiri sudah tiba maka kita harus dari jauh hari sebelumnya memesan kapal untuk memancing. Biaya sewa kapal untuk sekali mancing berkisat antara Rp. 1,5jt s/d 3jt, berangkat mulai jam 03.00 pagi sampai 04.00 sore.

Para pemancing yang berasal dari Kawasan sekitar Tanjung Priuk dan Cilincing menjadikan perairan Pulau Damar Kecil sebagai tempat memancing selain di Karang Nirwana. Ikan-ikan karang banyak terdapat di perairan ini. Maka tidak jarang para pemancing mendapatkan ikan baronang, ikan ekor kuning dan tentunya ikan kerapu yang banyak terdapat di perairan ini. Bahkan ikan pemangsapun hilir mudik di perairan ini. Kalau sedang beruntung, ikan kuwe atau tenggiri akan menyambar mata kail kita.

Jadi kalau ingin berkunjung ke Pulau Monyet atau Pulau Damar Kecil jangan sia-siakan hanya untuk melihat-lihat pulau kecil yang mulai tergerus gelombang laut. Siapkan pula alat pancing dan rasakan sensasi tarikan ikan-ikan karangnya. Tapi jangan lupa untuk kembali setelah jam 2.00 siang, karena gelombang lautnya mulai terasa dan kita tentu tidak ingin merasakan jantung berdebar-debar karena ombaknya yang lumayan besar jika sore telah datang. (berbagai sumber)