Pemancingan Telaga Tong Yang

Ada banyak solusi untuk mengusir rasa lelah dan penat akibat tuntutan pekerjaan sehari-hari. Satu diantaranya adalah dengan memancing ikan. Nah, diantara tempat pemancingan ikan yang sudah terkenal di wilayah Bekasi, Jawa Barat adalah Pemancingan Telaga Tong Yang. Tempat pemancingan ini terletak di Jl Inspeksi Kalimalang, Jembatan II, Bekasi Timur. Atau, beberapa ratus meter arah Tambun dari pintu tol Bekasi Timur.

Pemancingan ini merupakan hasil kerja sama antara Mariansyah (47), seorang pegawai BUMN dengan Sabar, warga Bekasi. Usaha ini telah dirintis oleh mereka berdua sejak tanggal 16 Agustus 2009. Setiap hari pemancing yang mengunjungi tempat ini sangat banyak. Dibuktikan dengan berjubelnya kendaraan roda dua dan empat yang terparkir di areal luar pemancingan.

Setiap harinya pemancing di Telaga Tong Yang dibatasi sebanyak 70 orang, sesuai lapak atau tempat yang disediakan. Sementara yang tidak mendapat ‘lapak’ (tempat) maka harus rela mengantri. Mengingat tempat pemancingan ini selalu dipadati pemancing, maka jika mendaftar haruslah jauh-jauh hari agar bisa mendapatkan ‘lapak’.

Pemancing begitu menggemari tempat ini. Banyaknya pemancing yang menikmati Pemancingan Telaga Tong Yang karena letaknya yang sangat strategis dan dekat dengan kawasan pabrik di wilayah Bekasi. Sehingga, usai bekerja bisa langsung melepas penat di pemancingan tersebut.

Selain itu, banyaknya hadiah fantastis yang disediakan, tak ayal menarik minat pemancing. Pemenang ditentukan dengan banyaknya bobot ikan yang didapat yang akan ditimbang oleh panitia. Pemenangnya akan mendapatkan berbagai hadiah berupa tabungan , sepeda motor dan kulkas. Sementara, pada event-event tertentu pemenang bisa mendapatkan hadiah berupa mobil Honda CRV.  Selain itu, ikan yang terdapat di kolam tersebut juga selalu memakan umpan yang dilemparkan pemancing.

Ada sekitar 90 ton ikan mas yang ditebar di kolam seluas 8.400 m2 ini. Pola pemancingan di sini menerapkan sistem ‘galatama’. Jadi, ikan yang didapat dari hasil pemancingan akan dilepas kembali. “Jadi istilahnya hanya menyewakan tempat dan ikan saja,” kata Mariansyah. Mariansyah menuturkan, penghasilan kotor yang didapat dari usahanya tersebut sekitar Rp 450 juta/bulan yang merupakan gabungan dari penjualan tiket dan kantin. Sedikitnya, ada 25 karyawan yang setiap hari bekerja di Pemancingan Telaga Tong Yang ini. Sementara karyawan lepas berjumlah sekitar 200 orang.

Pemancingan yang memiliki fasilitas mushola, MCK dan areal parkir yang luas ini buka setiap hari dari pukul 15.00-22.00 WIB. Ada berbagai paket harga yang ditawarkan bagi pemancing. Paket yang ditawarkan berlaku tiga jam dan bisa diperpanjang tiga jam berikutnya.

Harga paket-paket tersebut berbeda pada setiap harinya. Hari Senin tiga jam pertama adalah Rp 200 ribu dan tiga jam berikutnya Rp 200 ribu. Hari Selasa tiga jam pertama Rp 200 ribu dan tiga jam berikutnya Rp 500 ribu. Hari Rabu tiga jam pertama Rp 250 ribu dan tiga jam berikutnya Rp 250 ribu. Hari Kamis tiga jam pertama  Rp 200 ribu dan tiga jam berikutnya Rp 500 ribu.

Hari Jumat Rp 200 ribu dan tiga jam berikutnya Rp 200 ribu. Hari Sabtu langsung enam jam dengan harga Rp 1.2 juta dan hari Minggu tiga jam Rp 200 ribu dan tiga jam berikutnya Rp 400 ribu.