Spot mancing “Santos” di pantai camplong

Pantai Camplong yang berlokasi di sampang, Jawa Timur ini memang menjadi favorit wisatawan yang datang ke Madura. Ombak besar, dataran pasir yang landai dan luas juga menambah daya tarik pantai camplong ini. Selain keindahannya sebagai objek wisata, pantai camplong juga menawarkan sesuatu yang pastinya sangat disukai oleh para pemancing yaitu sebuah spot mancing yang cukup potensial di tengah laut.

Spot mancing tersebut bernama “santos” sebuah pengeboran minyak lepas pantai yang berada ditengah laut. Lokasinya berjarak sekitar 15km dari bibir pantai dengan waktu tempuh kurang lebih kurang 1 s/d 1.5 jam. Untuk mencapai lokasi anda bisa menyewa perahu nelayan setempat denga tarif yang bervariasi antara 300 s/d 350 ribu rupiah untuk sekali trip. Lokasi untuk memancingnya bisa di Santos-nya sendiri dekat dengan pengeboran minyak atau pun di rumpon-rumpon milik nelayan, tergantung maunya pemancing ke santos dulu baru setelah itu mancing di rumpon atau sebaliknya.

Jenis ikan yang terdapat di lokasi tersebut adalah Baracuda, Kerapu, Kakap merah dan lain-lain dengan ukuran yang lumayan besar. Tekhnik mancing yang digunakan banyak macamnya seperti ; mancing dasaran, casting dan popping. Jika anda menggunakan teknik popping disarankan untuk menggunakan popper dengan warna yang menarik dan kontras. Sedangkan untuk umpan yang digunakan bisa berupa udang hidup, udang kupas maupun cumi-cumi, disesuaikan dengan target ikan.

Memancing di dekat pengeboran minyak memang memiliki potensi yang sangat besar untuk mendapatkan ikan, akan tetapi disamping itu kita juga harus memperhatikan keselamatan diri. Beberapa hal yang mungkin perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Jika alarm pada RIG tersebut berbunyi segeralah menjauh.
  2. Posisi kapal jangan terlalu dekat dengan RIG.
  3. Hindari memancing pada RIG yang sedang melakukan pengeboran, ciri-ciri RIG yang sedang melakukan pengeboran yaitu RIG tersebut masih terdapat menara bornya.

Selain itu kita juga harus berhati-hati dengan gas beracun (H2S) yang terdapat pada drilling Rig pada saat peneboran sedang berlangsung. Bau gas H2S pada dosis rendah (di bawah 50 ppm) seperti telur busuk, di atas 50 ppm malah tidak berbau lagi karena sel syaraf penciuman kita menjadi kebal. Jika kita terpapar (terhirup) H2S di bawah 50 ppm dalam beberapa menit, akan mual-mual bahkan pingsan. Yang bahaya adalah di atas 100 ppm, gas ini langsung merusak syaraf dan indra penciuman kita tidak bisa mendeteksi, bahkan korban bisa pingsan dan meninggal.

Seluruh peralatan di pengeboran minyak terbuat dari besi, jadi untuk berjaga-jaga dari hal yang tidak diinginkan sebaiknya memilih lokasi mancing tidak terlalu dekat dengan rig tersebut. Memancing memang sangat mengasyikan tetapi keselamatan diri, itu yang lebih utama.

sumber : pemancing

2 Responses

  1. Hartono says:

    Sahabat-sahabatku para Mancing Mania yang saya hormati,

    Perlu saya sampaikan beberapa hal sbb.;

    Berdasarkan KEPRES No. 63 Tahun 2004 Tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional, maka fasilitas produksi minyak dan gas bumi adalah merupakan Obyek Vital Nasional. Setiap ancaman maupun gangguan yang berpotensi membahayakan keberlangsungan berfungsinya Obyek Vital Nasional ini akan berhadapan dengan aparat keamanan yang ditugaskan oleh Pemerintah.

    Kementrian ESDM melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi telah menetapkan fasilitas produksi Santos sebagai Daerah Terbatas Terlarang (DTT) melalui surat dengan nomor 9319/18.03/DMT/2010 Tentang “Penetapan Daerah Terbatas Terlarang Instalasi Migas di Lapangan Oyong Maleo.” Dirjen Migas juga menerbitkan surat dengan nomor 26868/18.03/DMT/2013 Tentang “Penetapan Daerah Terbatas Terlarang (DTT) Fasilitas Migas Lepas Pantai Santos (Sampang) Pty LTD. Platform Wortel dan Jalur Pipa dari Platform Wortel menuju Platform Oyong, Selat Madura.”

    Daerah Terbatas Terlarang (DTT) hanya diperuntukkan bagi mereka yang berkepentingan karena DTT merupakan daerah yang memiliki tingkat resiko tinggi. Oleh karena itu memasuki zona dengan radius 500 meter dari fasilitas produksi migas merupakan bentuk pelanggaran hokum yang berlaku di Indonesia maupun internasional.

    Dengan ini, kami sebagai pengelola Obyek Vital Nasional menghimbau kepada saudara-saudara kami yang memiliki hobi memancing maupun yang berprofesi sebagai nelayan maupun penyewa perahu agar TIDAK MEMASUKI DAERAH TERBATAS TERLARANG DEMI KEAMANAN DAN KESELAMATAN KITA BERSAMA. DTT ditandai oleh adanya marker/buoy yang sudah kami pasang 500 meter dari anjungan.

    Jika ada hal lain yang perlu ditanyakan silakan menghubungi humas kami di;

    Wisma Bumi Mandiri Lantai 7 #709-710
    Jl Basuki Rahmat 129-137 Surabaya 60271
    Telp. 031 0315320667

  2. Lodewijk Johannes says:

    Melihat Promosi untuk memancing di Pantai Camplong dekat Rig atau Lokasi Sumur Minyak dan Gas serta fasilitas yang ada memang diakui sangat menarik dan memang populasi berbagai jenis ikan akan tumbuh dengan pesat didaerah tersebut , saya salah satu petugas atau karyawan yang bekerja di Rig dan sumur minyak dan Gas tersebut yang kami dilokasi tersebut ada aturan untuk tidak boleh memancing yang mana ini untuk mendukung sifat pekerjaan kami yang sangat dekat dengan resiko bahaya, untuk itu para “Pancing Mania” adalh lebih baik untuk sedikit menyimak himbauan kami melalui posting ini, bahwa selain bahaya yang ditturkan didalam posting iklan ini adalh yang harus disadari bahwa peraturan mengharuskan bahwa selain petugas yang bertanggung jawab (Authorised Persons) tidak boleh memasuki wilayah ini dalam radius 500 meter dan ini sudah berlaku secara Internasional, dan lagi lokasi Rig atau fasilitas sumur minyak dan Gas ini adalah Objek Vital Nasional, ditambah lagi bahaya2 yang akan timbul bila pada sustau ketika terjadi malfunctioned terhadap alat2 yang ada di fasiitas tersebut dimana yang dikenal liquid carry over akan keluar melalui apa yang disebut menara api (Flare boom ) yang di fasilitas sehingga jatuh kelaut dan terbakar dapat juga menyambar apa saja baik orang atau perahu yang disekitarnya, ini dapat berakibat fatal yang tidak inginkan bersama, oleh karena itu himbauan kami hindarilah mendekat fasilitas Rig atau sumur minyak dan Gas ini sesuai ketentuan di jarak 500 meter, anda dijamin akan aman dan punya kesempatan banyak untuk meloloskan diri dari bahaya dari jarak yang sudah diperhitungkan tersebut, semoga himbauan ini dapat dicermati, dipatuhi dan bermanfaat bagi kita semua ” Kita ingin pulang ke rumah tanpa cedera atau sakit”