Budidaya Ikan Botia

Botia (Botia macrachanta) adalah satu diantara ikan hias popular, bukan hanya saja di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Ikan ini adalah asli perairan Indonesia yang kebetulan sangat diminati oleh akuaris luar negeri. Ikan Botia banyak diekspor keluar negeri, serta adalah satu diantara ikan yang jadikan prasyarat untuk ekspor ikan-ikan hias yang lain.

Ikan hias ini belum dapat dipijahkan dalam akuarium maupun bak, serta sampai kini seutuhnya adalah hasil tangkapan dari alam. Di Jambi ikan botia kecil benar-benar banyak pada waktu musimnya. Untuk jadikan standard ekspor, ikan-ikan ini mesti di besarkan dahulu dalam kolam maupun akuarium pemeliharaan.

Pembesaran kerap tidak berhasil lantaran Botia terhitung ikan yang susah untuk dipelihara di tempat yang terbatas. Produksi lendirnya yang benar-benar banyak jadikan ikan ini butuh perlakuan spesial untuk melindungi keberlangsungan hidupnya.

Beberapa jenis Botia :

Tak hanya Botia (Botia Macrachanta) ada banyak type botia yang ditemukan, meski tak sepopuler serta sejumlah Botia Macrachanta.

Adapun beberapa jenis Botia yang lain salah satunya yaitu :

1. Botia horae Smith, 2. Botia hymenophsa, 3. Botia lohachata, 4. Botia beauforti, 5. Botia modeste, 6. Botia sidthimunki, 7. Botia striata, 8. Botia lecontei, 9. Botia lucasbahi, 10. Botia dario, 11. Botia morleti.

Tanda-tanda spesific :

Botia terhitung famili cobitidae, datang dari sungai-sungai di Sumatera serta Kalimantan. Di Sumatera ikan ini di kenal untuk ikan Macan, Gejuban atau Bijubana, sesaat di Kalimantan mereka di panggil untuk ikan Mas, Lagi Uli atau Languli.

Ikan ini mempunyai tubuh seperti pesawat tempur, runcing di bagian depan dengan sisi tengah tidak tipis. Tubuhnya pipih compressed dengan warna basic sawo masak, terkadang agak kemerahan. Segi tubuhnya dihiasi dengan garis-garis vertikal sejumlah 3 buah, yang komposisinya benar-benar menarik.

Biasanya genus Botia tergolong ikan yang menjauhi cahaya (nockturnal), tetapi Botia yang satu ini tak terlampau pantang sinar.

Sesuai sama dengan karakter aslinya serta ini di dukung dengan wujud tubuhnya, ikan Botia menghuni sisi basic akuarium. Mereka suka pada basic akuarium yang berpasir halus atau berbatu-batu dengan vegetasi yang cukup.

Ikan ini tergolong pendamai serta dapat hidup berdampingan dengan ikan-ikan pendamai yang lain. Ingin terima beragam type makanan baik dari tumbuhan atau hewan, mereka sukai mengais sisa-sisa makanan yang jatuh ke basic akuarium.

Pembesaran Botia :

Untuk berhasil pembesaran Botia di kolam dapat diikuti sebagian langkah di bawah ini.

  1. Wujud kolam persegi panjang dengan ukuran 3 x 1 x 0, 4 m3 atau 3 x 3 x 0, 4 m3 atau 2 x 2 x 0, 4 m3, kolam baiknya mempunyai inlet serta outlet.
  2. Kolam yang baru baiknya di rendam dulu sebagian minggu lamanya untuk menyingkirkan dampak jelek dari semen yang kerap menyebabkan kematian pada ikan. Pembilasan sekian kali baik dikerjakan untuk mempercepat hilangnya dampak semen ini.
  3. Air yang dipakai untuk pembesaran datang dari sumur yang telah diendapkan sepanjang 12 – 24 jam, suhu 28 – 30 derajat Celsius, PH 6, 5 – 7, 5, kandungan oksigen 3 – 5 ppm, dengan ketinggian air 30 cm.
  4. Padat penebaran untuk pembesaran ini seputar 1. 500 – 2. 000 ekor benih memiliki ukuran 3/4 – 1 inchi, untuk bak pembesaran memiliki ukuran 3 x 1 x 0, 4 m3.
  5. Makanan yang didapatkan mesti bergizi tinggi, tak mengotori air, fresh saat diberikan, tak gampang tenggelam. Makanan yang penuhi prasyarat untuk Botia yaitu cacing sutera, brine shirmp, dengan frekwensi pemberian 3 – 5 kali tiap-tiap harinya. Banyak sesuai dengan tingkat spontanitas dari ikan-ikan Botia yang dipelihara.
  6. Pergantian air dikerjakan dengan cara teratur tiap-tiap 3 – 7 hari sekali dengan cara keseluruhan. Sesaat pergantian air harian dikerjakan dengan buang 1/4 – 1/3 sisi air lama serta menggantinya dengan yang baru.
  7. Lewat cara pemeliharaan itu benih yang memiliki ukuran 3/4 – 1 inchi dalam tempo 6 – 8 bln. bakal meraih 3 inchi dengan tingkat mortalitas 5%.
  8. Tak hanya di kolam, Botia dapat juga di besarkan di akuarium memiliki ukuran 80 x  40 x 40 cm3.

(Aquarium Hias)