Cara Membuat Umpan Mancing Tiruan

Mancing tidak selamanya harus menggunakan umpan alami atau umpan hidup. Umpan mancing menentukan keberhasilan kita untuk mengangkat mahkluk air ini selain dari faktor keberuntungan, tentunya ikan yang akan menjadi sasaran adalah jenis predator. Ada beberapa jenis Ikan predator yang hidup di air tawar misalnya Hampala, gabus, bawal. Sedangkan untuk dilaut hampir kebanyakan adalah ikan jenis predator, namun tidak semuanya. Nah supaya cacing di pekarangan rumah tetep terjaga kelestariannya dan tidak perlu membeli udang atau umpan hidup yang lainnya maka inisiatif lain kita menggunakan umpan buatan atau lure. Lure merupakan sebuah umpan tiruan yang terbuat dari kayu, plastik, ataupun mika. Bentuk dari lure bermacam-macam, misalnya ikan, kodok atau serangga. Namun karena untuk membeli lure kita harus merogoh kocek yang tidak sedikit kalau kita belinya tidak cuma satu atau dua lure, maka tidak ada salahnya jika kita coba buat lure sendiri.

Sebelum langkah-langkah pembuatan yang perlu kita perhatikan supaya lure yang akan kita buat sesuai dengan apa yang yang kita harapkan, yaitu dapat menarik daya tarik ikan untuk memakannya. Untuk membuat lure sendiri yang perlu disiapkan adalah bahan-bahan sbb :

1. Kayu (bisa menggunakan kayu sisa packing barang kiriman)
2. Lem perekat jenis Epoxy
3. Kawat stain less anti karat, bisa kawat dari bahan nikelin (bisa mengunakan kawat untuk penjepit kertas)

Alat-alat:
1. pisau cutter
2. gergaji besi
3. amplas halus
4. pensil/spidol
5. cat warna putih sebagai dasaran, warna lain sesaui selera

Pertama-tama gambarlah model bentuk pada permukaan kayu menggunakan pensil/spidol, bisa bentuk ikan atau serangga.Kemudian potonglah kayu sesuai dengan gambar td dengan gergaji, setelah terpotong bentuklah menggunakan pisau cutter kayu sesuai desain yang telah digambar. Setelah jadi sesuai bentuk, amplas supaya permukaan kayu menjadi halus, agar proses pengecatan badan lure menjadi sempurna.

Setelah jadi membentuk badan lure kemudian belahlah pada sisi bawah badan lure dari leher hingga ekor, belahan ini nantinya untuk menempatkan kawat. Bentukleh kawat bekas dari penjepit kertas untuk lubangtrebel hook swivel dan trebel hooknya. Setelah pembentukan kawatnya jadi kemudian sisipkan kawat tersebut pada lubang sayatan body lure, jangan lupa berikan pemberat dari timah atau bola besi bekas bearing ditengahnya. Tujuannya supaya gerakkan lure bisa megal-megol menyerupai ikan yang asli, setelah itu tutup lubang dengan lem expoxy. Kemudian rapikan bekas lem dengan amplas. Untuk memastikan gerakan lure sudah sesuai atau belum bisa kita coba dulu di bak mandi atau kolam depan rumah, bila gerakkan lure belum sesuai maka perlu disesuaikan timah pemberat (dikurangi atau ditambah beratnya) sampai ketemu berat yang ideal.

Proses terakhir adalah pengecatan, gunakan cat warna dasar putih kemudian warna finishing sesuai selera kita, namun buatlah warna body lure semenarik dan semirip mungkin dengan warna ikan yag asli.

Berikut gambar urut-urutan cara pembuatan lure :
Sumber : areamancingblogspot