Dasar Jigging Untuk Pemula

Untuk menjadi jigger sejati, ada macam-macam tahap yang harus dilewati. Tetapi semuanya itu kembalinya kepada anda juga. Bila cepat dalam belajar, maka tidak perlu terlalu ribet mengikuti banyak teori mengenai jigging. Nah, begini sedikit langkah-langkah awalnya :

1. Miliki Keyakinan dan Semangat. Banyak fakta yang bisa dilihat dari para jigger sejati, yakni konsistensi yang tidak luntur. Biasanya, seperti kita ketahui, banyak yang tidak berhasil dalam suatu teknik mancing tertentu adalah karena tidak telaten dengan caranya dan beratnya menggenjot. Karena tidak ada ikan yang menyambar, akhirnya keyakinannya pun sudah tersambar jadi malas…hehe..

2. Pilih Alat Pancing Yang Sip. Anda harus memilih dari joran pancingnya. Ambil joran pancing yang memiliki fungsi balance tackle, artinya ada keseimbangan antara berat metal jig – joran – reel pancing. Baca keterangan pada rod/joran yang anda beli. Untuk reel spinning, ukurlah kapasitas kenur / senar pancingnya.

3. Aplikasi Piranti Ringan dan Menengah.

  • Kedalaman 0-40 meter
  • Target : Ikan kakap, kerapu, trevally.
  • Berat metal jig 60-100 gram.
  • Ukuran Reel 4000-6000
  • Jigging rod kelas PE1-3
  • Leader/lider 40 lbs, panjang 2 meter.
  • Gunakan assist hook yang diameter metalnya tipis dan ujung mata kail sedikit menonjol.
  • Drag strike 3,5 kg sebagai posisi strike dan drag maksimal 5 kg.

4. Apliaksi Piranti Kelas Menengah & Berat :

  • Kedalaman 50 meter lebih.
  • Target Ikan : Tuna.
  • Berat Metal Jig 200 gram – 400 gram.
  • Ukuran Reel minimal 8000 dengan body dan rotor dari alumunium.
  • Line PE 6-8
  • Shock leader 100 lbs
  • Set drag 7 kg sebagai posisi strike dan 10 kg sebagai posisi drag pembunuh.
  • Untuk piranti kelas berat, reel, rod dan kenur pilih yang lebih heavy duty.
Sumber : kailpancing