• -6.153636, 106.792756

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pemancing

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pemancing

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pemancing

Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan pemancing dalam kegiatan memancing
Pemancing seringkali melakukan kesalahan-kesalahan ini saat memancing, yang menyebabkan tujuan memancing untuk mendapatkan ikan sasaran gagal. Hal pertama yang harus dilakukan setelah memancing adalah sebuah evaluasi, apakah teknik memancing yang digunakan sudah benar, apakah masih ada yang kurang atau apakah ada kesalahan yang dilakukan, dan apakah segala sesuatunya berjalan dengan baik. Bagi pemancing yang memancing di alam liar maupun di kolam pancing, semuanya tentu saja membutuhkan teknik evaluasi, bukan tidak mungkin pemancing melakukan beberapa kesalahan dalam memancing seperti beberapa hal di bawah ini:

- Salah dalam umpan. Umpan yang anda gunakan tidak sesuai dengan yang disenangi ikan. Biasanya banyak orang membawa banyak umpan untuk memancing di kolam, atau sudah meraciknya di rumah, ada baiknya anda mencari bocoran informasi tentang target sasaran anda nanti, jenis apa yang menjadi maskot, ikan tersebut berasal dari daerah mana, terkadang menentukan asal ikan kita akan mendapat informasi berharga makanan apa saja yang di konsumsi ikan di daerah asalnya. Untuk yang memancing di perairan umum bawalah umpan yang sesuai dengan target sasaran anda, misalnya anda mencari ikan nila, maka anda membawa umpan lumut yang merupakan kesukaan ikan ini, dengan mencelupkannya pada rebusan bekicot misalnya maka umpan ini merupakan favorit ikan nila.

- Salah jam atau waktu. Ikan memiliki kebiasaan waktu dalam hal makan, jenis ikan lele, sidat dan ikan gabus memiliki pola makan aktif pada malam hari, contoh lagi ikan nila dan mujair aktif pada siang hari. Dengan memilih waktu makan yang tepat, maka proses pemancingan dapat menghasilkan lebih banyak dari yang anda kira. Mungkin ada bagusnya anda mempelajari sifat dan kebiasaan makan ikan dari buku-buku dan juga sifat biologis ikan.

- Kondisi lokasi memancing kurang mendukung. Penyebabnya adalah terlalu banyak tanaman air atau terlalu banyak Lumpur. Ikan lebih menyukai kondisi air yang sedikit ada tanaman air dan juga kondisi air yang cukup bening. Kondisi terbaik adalah jika warna air cukup hijau karena kandungan ganggang atau lumut, namun tidak terlalu keruh. Ikan juga tidak menyenangi lumpur, kandungan lumpur yang terlalu banyak menyebabkan kandungan oksigen berkurang dan ikan menjadi tidak aktif dalam mencari makan. Ikan akan cenderung berada di dasar kolam dan tidak mau makan. Pelajarilah kondisi air sebelum anda memancing, baik jika anda mau memancing di kolam atau memancing di perairan bebas.

-Kesalahan dalam pemilihan warna. Dalam memancing sering kali pemancing melakukan kesalahan dalam pemilihan warna salahsatunya saat memilih warna lure, memilih warna lure yang akan digunakan sebagai umpan harus disesuaikan dengan warna perairan dan ikan yang menjadi target pemancingan. Lure yang berwarna mencolok seperti merah, orange, jingga lebih baik digunakan pada saat perairan berair keruh. Sedang umpan tiruan warna perak, hitam, biru atau hijau digunakan jika air laut jernih.

Memancing kini telah semakin populer di kalangan masyarakat mulai dari menengah bawah sampai menengah atas. Memancing merupakan hobi yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Saat ini semakin banyak orang-orang yang mulai terjun ke dunia mancing, dengan terus mengevaluasi kemampuan dari hasil pemancingan tentu saja para pemancing pemula sekalipun akan semakin mahir dan mendapat ikan target dengan hasil yang maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>