Tips Memilih Senar

Merebus Senar Menggunakan Air Teh

Mungkin pengalaman senar kusut pada saat mancing sudah pernah anda alami, tentunya sangat tidak mengenakan bukan? Apalagi kalau sampai mengalami putus senar akibat kusut pasti acara mancing menjadi tidak menarik karena kita sudah kesal dan BeTe duluan karena benang kusut tadi. Hal tersebut tentunya bisa dihindari jika kita mau lebih rajin untuk merawat senar yang kita miliki, jadi anda tidak perlu sering-sering membeli senar baru, dan yang pasti juga bisa menghemat pengeluaran anda atau bahkan bisa digunakan untuk membeli peralatan mancing lainnya.

Berikut ini, kami akan coba bahas cara merawat senar pancing dengan cara direbus menggunakan air teh yang diambil dari postingan salah seorang member IFT di IFT Fishing Forum. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa sedikit membantu teman-teman yang pernah mengalami hal yang serupa.

Ada beberapa hal yang harus disiapkan diantaranya:

  • Rebus air secukupnya dengan menggunakan panci
  • Diamkan sampai airnya mendidih, kemudian masukan 1 bungkus teh tubruk (dengan posisi masih di atas kompor dan api masih menyala)
  • Aduk-aduk sampai larut dan berubah warna menjadi kecoklatan
  • Matikan kompornya, kemudian angkat pancinya dan tuangkan air teh tadi ke dalam baskom sambil disaring agar daun tehnya terpisah
  • Lalu masukan kenurnya dengan cara diulur dari spool langsung (jangan merendam spoolnya ke dalam air)
  • Biarkan kenurnya terurai ke dalam baskom, selama tidak dikocek dan pada waktu mengulurnya tetap benar posisinya kenur tidak akan kusut di dalam baskom
  • Rendam sampai air menjadi hangat tetapi jangan sampai airnya terlalu dingin. Untuk mengujinya bisa dengan mencelupkan jari telunjuk ke dalam baskom
  • Setelah itu, ambil ujung kenur kemudian gulung menggunakan rol seperti pada kemasan senar baru. Pada waktu menggulung kenur agak sedikit ditarik, gulung dengan cara manual menggunakan tangan dengan posisi jari dibungkus kain agar tidak ada air yang tersisa di kenur
  • Ulangi beberapa kali pencelupan
  • Terakhir baru gulung kenur ke spool

Berdasarkan pengalaman penulis, setelah proses pencelupan kenur akan menjadi lebih lemas, lebih mudah tenggelam dan lebih kuat.

Kenapa tidak menggunakan botol waktu merendam kenur? Menurut Logika, Apabila digulung dengan botol pada waktu merendam ditakutkan akan mencetak bentuk kenur melingkar lingkar seperti waktu tergulung pada botol.

Kenapa menggulungnya waktu air teh masih hangat? Karena kenur akan mudah diambil apabila kondisi airnya masih hangat dan hal ini untuk menghindari kusut (karena kenur terurai bebas).

Kenapa agak ditarik sedikit waktu menggulung? Ini dikarenakan supaya kenur bisa menjadi sedikit lurus meskipun kondisi kenur sudah lemas seperti rambut.

Resikonya kenur akan berubah warna sesuai warna air teh, yaitu kecoklatan.

Sumber : IFT Fishing Forum/pemancing amatir
Bagikan!

You may also like...

10 Responses

  1. Jony says:

    saya newbie dalam hal memancing dan saya sedang memulai hoby baru ini,,,ada yg ingin saya tnyakan,,,senar saya pada reel (spool) selalu kusut (buyar) pada saat saya melempar umpan,,,knpa bisa seperti itu?apakah krena senar masih baru??atau ada faktor lain??lalu bagaimana solusinya??mohon balasannya (kl bisa dikirim email saja),,,terima kasih,,,

  2. kunc says:

    di seduh dlu bos biar lemas kya wktu kta lgi klaperan..

  3. kobbe says:

    mungkin volume senar terlalu banyak bos,, biasanya di kasih longgar seperempat dari batas spool yg tersedia.

  4. taufik hidayat says:

    Saya taufik mohon saran ea broow…

  5. iezputro says:

    min semua merk kenur bz di rebus pasti hasilnya atou cm merk tertentu? mohon jwb , email ya gan!

  6. ricky says:

    Di seduh pake air kelapa bos

  7. ian spr worwordoor djach bockaclub says:

    saya sudah pernah melakukkan hal itu tapi yg sya dpt knur mlah ruet saatdrndam,bgaimna cra mengurai knur dlam bskom mhon dkch tau cray

  8. Ahmad Sanusi says:

    Assalamulaikum….. terima kasih banyak nih infonya, sangat bermanfaat sekali.
    Kalau boleh bagi resep umpan mancingnya?
    Hatur nuhun…..

  9. lekndot says:

    Makasih..semua merk senar ya.

  10. Asrar says:

    Assalmualaikum wr.wb……..hey teman-teman se profesi saya punya pengalaman memancing, saya lempar pancing kelapak angin berhembus deras air bergelombang kenur saya lari kelapak tetangga saya berdiri cari-cari lumpur yang tdk berpasir ( sejenis tanah merah atau tanah liat ) saya kembali ke tempat duduk dengan menggemgam lumpur, lumpur yang saya gemgam kemudian kenur tadi saya tempelkan kelumpur sambil menggulung kenur ke dlm katrol saya beri umpan dan saya lempar kembali kelapak, setelah kail sampai kelapak saya sentak sentak sedikit hasilnya kenur tadi tenggelam dlm perjalanan pulang tetangga kiri kanan tadi di lokasi mancing bertanya kenurnya merk apa kenapa kenurnya tdk terbawah angin mala tdk kelihatan di air bergelombang saya bilan biasa sambil tersenyum. Muda-mudahan pengalaman ini bisa bermanfaat bagi teman-teman seprofesi mancing saat suda di lokasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>