Tips Merawat Joran Tegek

Tips Merawat Joran Tegek

1. Perkuatan pada ujung ruas
Masalah perkuatan pada ujung ruas (wrapping) sudah pernah dibahas ini mutlak dilakukan untuk joran tegek, yang mana setiap ujung masing-masing ruas belum ada perkuatan. Pada umumnya tegek sudah diberi penebalan disetiap ujung ruas tapi itu tidak mencukupi, beberapa kali saya melihat tegek yang lolos karena ruas bawahnya pecah akibat belum diikat. Sehingga cuma meninggalkan bonggolnya.

2. Kebersihan sewaktu memancing
Masalah kebersihan adalah salah satu penyumbang terbesar rusaknya tegek. Mungkin rekan-rekan sudah mengetahui bahwa satu butir pasir yang terjepit diantar ruas-ruas tegek akan menjadi penyebab tegek pecah. Pasir yang halus (apalagi kwarsa yang berbentuk seperti kaca) akan mengiris permukaan tegek dengan mudahnya begitu terjepit antara ruas-ruas tegek waktu memasukkan atau mengeluarkan ruas-ruas tegek, hal ini sering terjadi pada angler yang suka memendekkan ruas joran waktu mengganti umpan. Jangan sekali-kali meletakkan diatas permukaan pasir karena sudah dipastikan butiran pasir akan lengket dipermukaan tegek dan beresiko membuat goresan pada tegek. Begitu juga sisa-sisa nasi lumat pada joran secara akumulatif membuat penebalan pada ruas joran.

3. Biasakan meng-set joran dalam keadaan penuh (full) sewaktu setting
Seperti yang telah diuraikan di atas kebiasaan memanjangkan dan memendekkan joran pada waktu menset umpan, melepaskan ikan dari pancingan memperbesar kemungkinan rusaknya tegek. Selain pasir, sisa kenur yang tertinggal diantara ruas tegek akan membuat joran meledak jika dipaksakan membuka ruas. Hal ini benar-benar pernah terjadi. Memanjangkan dan menutup joran juga akan menyebabkan bagian bawah masing-masing ruas menjadi aus bahkan pecah. Bahkan penutup bawah joran dapat jebol.

4. Membuka masing–masing ruas sewaktu membersihkan joran
Hal ini adalah yang paling membosankan, biasanya sewaktu pulang hanya ada beberapa angler yang membersihkan joran setelah dipakai. Kebanyakan begitu pulang joran lansung digeletakin. Membuka masing2 ruas dan membersihkan joran dengan air sabun adalah hal yang sangat tepat dilakukan kalau joran mau awet. Begitu juga jangan memasukkan masing-masing ruas dalam keadaan basah karena air yang tertinggal didalamnya tidak akan kering bahkan dalam waktu berbulan-bulan. Jadi waktu mengeringkannya biarkan dalam keadaan terbuka. Ada sejenis jamur yang bisa tumbuh dan menimbulkan gatal jika bersentuhan dengan kulit.

5. Membuat sekat karet pada alas tutup joran bagian dalam
Kelihatan sangat sederhana, tapi sangat bermanfaat sekali. Potonglah bekas sandal jepit atau busa keras sesuai dengan diameter dalam bagian joran terbawah (kalau bisa ngepas dan agak sempit) sebelum memasang tutup joran. Hal ini akan mencegah masuknya pasir sewaktu mancing dan menghindari benturan langsung antara ruas joran dan tutup joran (yang tebuat dari Plastic atau Alumunium), sehingga resiko pecahnya tutup joran dengan ruas masing terbawah yang mengakibatkan tutup nya pecah atau sebaliknya dapat dihindarkan.

6. Tutup karet untuk proteksi tutup joran terbawah
Tutup plastik joran yang asli kebanyakan hilang karena kelalaian masing-masing angler, biasanya aus atau pecah dan lama-lama hilang. Oleh karena itu saya membiasakan memasang cover karet yang diperuntukkan untuk alas kursi, sehingga tutup aslinya terlindungi dan terjaga. Sehingga waktu me-neger (mensetting joran dengan menjepitkan pangkal joran diantara batu) tutup asli joran tetap terproteksi. Dan sifat karet lebih menggigit daripada tutup asli yang terbuat dari plastik atau alumunium.

Demikianlah uraian singkat saya mudah-mudahan dapat menjadi masukan buat rekan-rekan yang lain

(Budiman – Fishyforum).

1 Response

  1. wahyu salam says:

    matur nuwun infonya pak.