Fungsi dan Manfaat Essence Dalam Memancing

Memancing memang kegiatan yang sangat menyenangkan, bisa dibilang kegiatan yang satu ini gampang-gampang susah untuk dilakukan. Mungkin anda pernah mengalami pada saat mancing tidak mendapatkan ikan sama sekali, walaupun anda sudah bersusah payah menyiapkan umpan dengan sangat baik tetapi hasilnya masih tetap saja nihil, dalam istilah para pemancing dikenal dengan sebutan “Boncos”. Nah, jika tidak ingin mendapatkan hasil “boncos” lagi coba baca dulu artikel berikut ini mungkin akan sedikit memberi pencerahan untuk anda.

Ikan memiliki indera penciuman yang sangat tajam sekali, penciuman ikan yang sangat tajam berada pada satu set lubang hidung yang berada pada dekat moncongnya. Ada beberapa zat yang bisa menarik perhatian ikan yaitu Asam amino dan Asam empedu, zat tersebut dipercaya dapat memicu napsu makan pada sebagian ikan. Dan disinilah kecerdikan para pemancing untuk meracik umpan agar dapat menarik perhatian ikan dengan bahan dasar tersebut.

Selain zat yang telah disebutkan diatas, ikan juga dapat mencium zat berbahan kimia seperti “bait scent” atau essence. Dan apabila kita menambahkannya pada umpan maka akan membuat ikan lebih tertarik. Jika makanan baru dengan bau yang unik diperkenalkan untuk perikanan dan ikan telah belajar bahwa itu adalah aroma makanan, maka ikan akan segera mencari bau itu untuk menemukan makanan yang mereka kenal.

Hal terpenting bukanlah aroma yang digunakan untuk menarik ikan, tapi yang lebih penting adalah dari aroma tersebut ikan dapat mengetahui bahwa terdapat makanan pada aroma tesebut.  Jadi jangan menggunakan umpan sebagai perangkap, sebab ikan bisa mengetahui itu dan akan menghindarinya. Hal inilah yang menyebabkan umpan kehilangan daya tariknya.

Banyak pemancing tidak mengetahui bahwa aroma tidak hanya penting bagi ikan untuk menemukan lokasi makanan, tetapi itu juga membantu ikan mencari pasangan, mendeteksi predator dan mencari ikan yang lain.

Keberadaan aroma memang belum tentu menjamin kesuksesan anda dalam memancing, ada banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan tersebut. Sebagai contoh, apakah aroma umpan benar-benar terlepaskan dari umpan Anda? Apakah ada jejak aroma lain yang menyamarkan bau umpan anda di dalam air? Apakah ada aliran air yang membawa jejak aroma umpan anda?Apakah ikan dapat bergerak bebas untuk menemukan aroma anda? Apakah aroma ini telah banyak digunakan dalam memancing dan ikan mengenalinya?Atau ikan sudah diarahkan ke sumber makanan lain dan mengabaikan umpan yang anda tambahkan dengan  aroma?

Penelitian terbaru tentang asam amino dan penggunaannya sebagai aroma telah menunjukkan bahwa untuk sebagian besar spesies, tidak ada satu jenis asam amino yang memberikan hasil yang terbaik, namun campuran dari beberapa jenis asam amino esensial dan non esensial yang tepat akan membantu anda dalam mendapatkan hasil tangkapan seperti yang anda harapkan.

Apakah Flavour atau Essence itu berguna? Nah, inilah yang menjadi inti pembahasan dalam artikel ini. Perasa umpan alami, yang mengandung asam amino dan asam empedu, cenderung menjadi atraktan (aroma) yang paling dapat diandalkan untuk meningkatkan umpan Anda. Namun juga dapat menjadi musuh bagi anda sendiri apabila campurannya tidak tepat. Spesies tertentu dapat mencium atraktan pada tingkat yang sangat rendah, komposisi aroma yang tidak tepat dan terlalu menyengat malah  akan mengusir ikan yang ingin anda pancing dari pada menarik ikan tersebut.

Namun apa pun umpan anda, haruslah memiliki nilai makanan yang baik dalam umpan itu sendiri. Sebab ikan akan segera berhenti makan umpan yang anda telah tambahkan aroma dan perasa, apabila memiliki sedikit nilai gizi bagi ikan tersebut. Dan satu hal yang penting adalah, sebaik-baiknya umpan yang anda buat tetap harus anda lemparkan di tempat yang tepat untuk dapat bekerja dengan baik. (alwaysstrike.com)