Mancing Belut

Mancing Belut

Mancing Belut

Belut, hewan yang satu ini selain mengandung protein yang tinggi dan enak untuk dijadikan kudapan, belut juga kerap dimanfaatkan sebagai umpan mancing. Belut dalam bahasa latin disebut monopterus albus. Belut termasuk ikan yang tinggal di perairan tawar, meski hidup di air, ia memiliki kelebihan dapat mampu bertahan hidup dengan kondisi oksigen yang rendah sekalipun. Sama dengan ikan lele dan ikan gabus.

Belut termasuk dalam jenis ikan karnivora, ia adalah predator sejati. Makanannya adalah udang, moluska, ikan-ikan yang kecil, serta cacing. Biasanya memancing belut memakai umpan cacing tanah, selain terkenal awet dan tidak mudah hancur saat digigit ikan, cacing tanah juga mudah sekali dicari.

Habitat Belut
Umumnya habitat belut yaitu di tempat berair dan berlumpur, bisa di sawah, irigasi, selokan atau pinggir sungai. Belut sawah umumnya kecil dan ramping, sedangkan belut pinggir kali biasanya berukuran jumbo.

Ciri-ciri lubang Belut

  • Bagian permukaan lubang bulat dan smooth. Kalau lubangnya tidak bulat (pipih atau tidak beraturan) isi lubang kemungkinan kepiting air tawar.
  • Lubang belut umumnya terendam air atau setengah becek.
  • Selain itu pastikan juga ada pergerakan naik turun pada air di dalam lubang itu.
  • Ada makanan alami disekitar habitatnya berupa ikan-ikan kecil (berenyit, bungkreung, dll).

Pancing Belut
Alat pancing belut biasanya sudah tersedia di kios-kios pancing. Atau anda bisa membuatnya sendiri dengan kawat baja dari bagian dalam ban bekas, kawat baja memiliki tekstur lentur dan kuat sehingga tidak mudah bengkok. Bisa juga kita buat sendiri dengan kail yang agak tebal, kuat dan tajam. Kenur dipilin dua lapis persis seperti tali tambang, sehingga teksturnya kaku. Panjang kenur minimal 50 cm. Setelah anda masukkan pancingnya anda tidak akan membutuhkan waktu lama untuk mengetahui pancing anda dimakan atau tidak. Kalau pancing anda langsung ditarik dengan kuat mundur berarti belutnya besar, tapi jika pancing anda diputar-putar di dalam berarti belutnya kecil.

Umpan
Cacing tanah, ikan kecil (beurenyit/bungkreung) atau kodok kecil yang masih berekor (berudu). Masukkan kail berumpan dengan diplintir-plintir halus masukan pelahan ke dalam lubang. Respon umumnya cepat kalo identifikasi awal tepat bahwa ini lubang belut.

Kalo mau mancing ukuran jumbo, lebih baik mancing di pinggiran sungai yang banyak sampah organik dan berlumpur juga banyak sampah ranting kayu atau bambu. Dijamin heboh dan tarikannya nggak kalah dengan GT. Hati-hati keliru lubang uler air. Kalau yang didapat belut lindung/ Moa, hati-hati ketika akan melepas kail, biasanya agak galak dan mengigit. Lindung atau Moa biasanya ada ciri seperti daun telinga di bagian kepalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>