The House of Raminten

The House of Raminten adalah kafe tradisional dengan unsur–unsur modern dengan menampilkan keunikan dalam penampilan, penyuguhan peralatan makan dan minum dan suasana Jawa yang nyaman. Temukan suasana yang berbeda sesuai dengan semboyan Kami “Unik, Antik dan Elegan”.

Diawali dari hobby, Hamzah.HS yang sangat menyukai makanan dan minuman tradisional yaitu jamu dan sego kucing dan juga rasa sosial nya yang tinggi akhirnya Hamzah.HS membuka suatu peluang usaha yang di beri nama The House of Raminten. Dimana nama Raminten adalah nama tokoh yang diperankan oleh Hamzah HS dalam sebuah sitcom di Jogja TV yang ditayangkan setiap Minggu jam 17.00 dengan judul Pengkolan The House of Raminten sendiri berdiri pada tgl 26  Desember  2008 dan bertempat di jl. FM Noto no.7 Kotabaru Yogyakarta.

Dengan keahlian seorang Hamzah HS. akhirnya The House of Raminten di bentuk dengan konsep yang “unique, antique, elegant” didalamnya. Dibilang unik karena walaupun The House of Raminten merupakan suatu kafe jamu tradisional tapi juga tidak ketinggalan dengan adanya unsur–unsur modern didalamnya.

Dapat dilihat dari penampilan para waiter yang memakai perpaduan antara jarik dan rompi hitam dan juga bukan hanya keunikan penampilan dari para waiternya saja, The House of Raminten juga menampilkan keunikan lainnya dengan penyuguhan peralatan makan dan minum yang bisa dibilang sangat unik sekali dan tentu satu hal lainnya yang tidak kalah penting adalah begitu tamu masuk ke dalam raminten maka tamu akan disuguhkan dengan alunan musik gamelan yang tentunya merupakan ciri khas dari Yogyakarta sendiri.

Selain keunikan keunikan diatas, masih banyak lagi keunikan yang ada di The House Of Raminten, misalkan para waiter akan memesan makanan dan minuman dengan menggunakan alat komunikasi berupa “ HT “ didepan para tamu. Setelah memesan makanan dan minuman, para tamu dapat duduk santai lesehan dengan menggunakan kursi khas dari jepang yang disebut “ tatami “. Jadi disini Hamzah HS ingin mengangkat citra suatu angkringan dalam bentuk dan nuansa yang sangat berbeda.

Begitu masuk ke dalam restoran, suasana makan ala Jawa begitu kental terasa. Di The House of Raminten, Anda tidak boleh marah-marah apalagi memaki pelayanan yang lama mengantarkan pesanan. Sebab di sini sudah ada tulisan peringatan, yaitu ‘Kami ini semua “SLB”. Kalau agak lama dalam melayani harap maklum karena kami Kenthir’. Peringatan yang cukup lucu dan membuat setiap pengunjungnya tertarik untuk membacanya.

The House Of Raminten buka 24 jam dengan nonstop music gamelan. Selain music gamelan ada suguhan lain berupa tontonan film film dari TV Kabel. Dan bila malam tiba akan diterangi oleh gemerlap lampu yang berwarna warni. Selain itu pengunjung wisata kuliner juga bisa berfoto di depan Kereta Kencana, karena dipintu masuk ada 3 Kereta kencana yang sangat indah. Banyak keunikan yang akan Anda dapatkan di The House Of Raminten, terutama menu dari makanan dan minumannya.

Jangan takut kantong jebol, sebab menu di The House of Raminten tak semahal yang Anda bayangkan. Makanan di sini dijual mulai dari harga Rp 3000-an hingga belasan ribu rupiah. Menu makanannya juga aneh dan unik. Ada menu Es Susu Perawan Tancep, Es Kunir Asem, Es Purworukmi, Sego Kucing, Es Bakar, dan masih banyak yang lain.