Bali Bird Park

Apabila anda adalah seorang pencinta burung dan belum pernah melihat bagaimana indah bulu dan merdu suaranya burung-burung yang berada di kawasan indonesia, Afrika maupun South Amerika, Bali Bird Park adalah tempat yang paling tepat anda kunjungi selama liburan di pulau Bali. Berlokasi di Singapadu, Gianyar, Bali Bird Park ( Taman Burung Bali) merupakan salah satu tempat wisata favorit khususnya bagi keluarga dan anak-anak. Kawasan Taman Burung ini terkenal akan koleksi burungnya yang langka dan merupakan ikon Bali, Jalak Bali ( Starling).

Areal yang memiliki luas kurang lebih 2 hektar ini dihuni oleh hampir 1000 ekor jenis burung dari 250 spesies yang berbeda. Taman Burung Bali juga menampilkan lebih dari 2000 jenis tanaman tropis, termasuk 50 jenis tanaman Palm and diramaikan pula dengan kehadiran kupu-kupu yang menarik. Penggabungan sebuah konsep peternakan, penelitian dan fasilitas kesehatan hewan di Taman Burung, memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam penangkaran burung-burung yang menarik dan dilindungi.

Dibuka pertama kali pada bulan Oktober 1995, taman burung itu terus dikembangkan dan ditambah koleksinya. Tak kurang dari 1.000 ekor burung dari 250 spesies unggas terdapat di situ. Wisatawan bukan hanya bisa menikmati pesona burung-burung yang ada, melainkan dapat pula melihat pengembangbiakan burung sejak dari telur sampai menetas, saat-saat burung diberi makan, bahkan berfoto bersama sejumlah burung eksotis di tempat itu. Taman burung itu juga dilengkapi dengan restoran, kafe, dan toko yang menjual berbagai cenderamata yang berkaitan dengan burung.

Di Taman Burung Bali anda bisa melihat koleksi burung dari Indonesia, Amerika Latin dan dari Afrika Selatan. Taman ini dibagi dalam beberapa area yang diatur untuk menyesuaikan kondisi natural habitat burung, serta dilengkapi pula dengan tanaman serta hiasan yang khas untuk menampilkan keasliannya. Berkunjung ke Taman Burung Bali, anda akan dapat melihat Burung Jalak Bali yang merupakan burung khas dari Bali dan termasuk sebagai burung yang langka di dunia. Anda juga dapat melihat burung khas dari Papua yang sangat indah yaitu Burung Cendrawasih yang disebut juga sebagai Bird of Paradise. Taman Burung Bali juga menampilkan jenis Burung Elang dan Burung Rajawali. Burung koleksi dari Amerika Selatan seperti Scarlet Macaw dan Toucan bisa anda dapatkan disini, termasuk pula Burung Beo dan jenis lainnya yang berasal dari Negara Afrika.

Obyek wisata yang setiap hari menampilkan pertunjukan kelihaian aneka jenis burung itu selama ini terus berupaya mendatangkan wisatawan dari berbagai negara dan dikembangkan sebagai pusat konservasi. Upaya konservasi dilakukan bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan telah berhasil mengembangbiakkan berbagai jenis burung langka dan yang dilindungi undang-undang, seperti cenderawasih asal Papua.

Jumlah pengunjung Taman Burung Bali pada hari-hari biasa atau normal berkisar 200-250 orang, sementara selama libur panjang atau akhir pekan bisa melonjak sampai 400-500 wisatawan per hari. Pengunjung taman burung ini bukan hanya wisatawan lokal saja tetapi juga datang dari berbagai negara, pengunjung wisatawan asal Rusia mencapai 30% dan wisatawan asing lainnya dari berbagai negara seperti kawasan Eropa, Asia dan Australia sekitar 40%.

Anda dapat menghabiskan waktu luang anda dengan berkeliling menikmati keindahan beraneka jenis burung yang terdapat di Taman Burung Bali dan menikmati keindahan suara-suara indah yang dihasilkan dari beraneka ragam jenis burung disini. Anda juga dapat menyaksikan bagaimana mereka hidup di habitatnya serta berada dekat dengan kehidupan burung yang termasuk langka di dunia.

Masih dalam kawasan Bali Bird Park, anda juga dapat mengunjungi Taman Reptil yang dihuni oleh para binatang reptil tentunya seperti; Komodo, Buaya, Ular dan lain-lain. Taman Reptil adalah milik pengusaha Duncan Mcray, yang telah dikenal memiliki kepiawaian dalam menjinakkan berbagai jenis reptil ganas, yang dalam operasionalnya dibantu oleh Made Depin. Taman Reptil memiliki koleksi tidak kurang 200 satwa terdiri 50 spesies, seperti iguana dari Amerika Selatan, berbagai jenis kura-kura, ular cobra, ular ganas (viper), hingga jenis kadal lidah biru.

Dengan menggabungkan Taman Burung dan Taman Reptil di satu kawasan diharapkan agar minat dan antusiasme dari masyarakat untuk datang ke tempat ini menjadi tinggi. Bukan hanya wisatawan lokal tetapi juga wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di pulau Bali. Untuk melengkapi sebagai tempat wisata yang menarik, di sekitar area Taman Burung itu juga dilengkapi dengan restoran, kafe, dan toko yang menjual berbagai cenderamata yang berkaitan dengan burung. (Berbagai sumber)