Tanjung Benoa Watersport

Tanjung Benoa yang terletak di ujung timur “sepatu” pulau Bali, merupakan salah satu tujuan wisata air yang cukup lengkap. Berbagai sarana olahraga air disediakan disini seperti, banana boat, snorkling, flying fish, parasailing dan jetski. Uniknya olahraga surfing yang banyak dijumpai di pantai-pantai lain dari pulau bali, justru tidak tersedia di objek wisata ini, hal ini dikarenakan ombak yang ada dilokasi wisata ini cenderung tenang, sehingga kurang cocok untuk olah raga surfing. Tanjung benoa menjadi tempat yang sangat cocok untuk kegiatan watersport atau olahraga air. Pantai di kawasan ini sangat tenang berbeda dengan di Kuta, Sanur atau Uluwatu sehingga menjandikan kawasan ini sebagai satu-satunya tempat untuk permainan-permainan menyenangkan ini.

Tanjung Benoa berada di ujung tenggara pulau Bali dan bertetanggaan dengan kawasan Nusa Dua. Dapat ditempuh dalam 35 menit dari Kuta, 40 menit dari Sanur dan 20 menit dari Airport Ngurah Rai. Kegiatan biasanya dimulai di pagi hari sekitar jam 8 sampai dengan jam 12-an, karena setelah itu air akan surut dan anda tidak bisa menikmati permainan-permainan lagi karena boatnya tidak bisa digunakan. Dengan instruktur-instruktur yang handal, akan memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan anda saat menikmati permainan di sini.

Harga yang dikenakan untuk menikmati berbagai sarana olahraga air itu pun bermacam-macam berkisar antara Rp150 ribu sampai Rp200 ribu untuk pemakaian selama 10-15 menit. Tetapi di waktu-waktu padat pengunjung, jatah waktu pemaikan sering dikurangi menjadi sekitar 5 menit saja karena banyaknya antrian pengunjung yang ingin mencoba. Terkadang panjangnya antrian diperparah dengan beberapa turis luar yang berusaha menyela antrian. Mereka sering melakukan itu karena mereka merasa membayar lebih mahal dibandingkan turis lokal.

Jenis-Jenis Permainan Tanjung Benoa Watersport :

  • Permainan Jetski : Menggunakan kendaraan di pantai seperti sepeda motor. Jetski di sini tidak bisa anda kendarai sendiri, harus didampingi oleh instruktur, mengingat di pantai Tanjung Benoa banyak terdapat perahu-perahu dan aktivitas watersport lainnya, sehingga tabrakan bisa dihindari. Jangan khawatir, si instruktur ini hanya akan mengendarai dari pinggir pantai menuju ke tengah laut, nah sampai disana giliran anda yg nyetir, si instruktur boncengan. Waktu permainan ini adalah 15 menit. Kalau anda mau exciting mengendarainya, cobalah terjang ombak yg ada, maka anda akan merasakan sensasi nikmatnya berkendara jetski ini.
  • Parasailing : Yaitu permainan dimana anda akan memakai payung parasut dan ditarik oleh speed boat mengeliling pantai Tanjung Benoa. Jadi persis seperti terjun payung aslinya. Waktu permainan ini satu putaran sekitar 4 menit di udara. Ketinggian tali yg menghubungkan antara parasut dengan speed boat kurang lebih 80 meter. Jadi lumayan tinggi terbangnya.Yang pasti permainan ini sangat menantang dan penuh fun.
  • Banana Boat : Menggunakan perahu karet tunggal, anda akan ditarik oleh speed boat berkeliling pantai dalam waktu 15 menit. Kapasitas muatan banana boat ini adalah maximal 4 orang plus 1 orang instruktur sebagai pendamping. Anda bisa minta diceburkan ke air selama boat berjalan, atau kalau tidak mau basah, minta yg normal-normal saja. Kurang seru kalau main banana boat tanpa menceburkan diri ke air.
  • Scuba Diving : Yaitu menyelam ke laut. Daripada snorkeling, lebih bagus diving sekalian. Anda akan diberikan perlengkapan diving komplit, mulai dari pakaian, tangki oksigen dll. Diving tidak harus bisa renang, lebih baik kalo anda tidak bisa renang, karena lebih gampang. Satu wisatawan akan ditemani oleh satu instruktur di bawah air, jadi tidak perlu khawatir. Sebelumnya, anda akan diberi arahan dulu ttg cara-cara menyelam yang benar. Kedalaman bagi pemula berkisar antar 3 meter – 7 meter di dalam air selama 40 menit. Sambil membawa roti utk makanan ikan, anda akan melihat indahnya pemandangan bawah laut yg dipenuhi oleh terumbu karang yg cantik dan ikan hias warni-warni.
  • Flying Fish : Ini adalah permainan paling baru di Bali. 3 buah banana boat dijadikan satu dengan tambahan rubber boat melintang di depannya dan ada semacam sayap di samping kanan kiri. Flying Fish dimainkan max oleh 3 orang, yaitu 2 orang penumpang disisi kanan kiri dan 1 orang instruktur di tengah-tengah. Posisi anda bisa berdiri seperti mengendarai sepeda motor atau tidur terlentang. Flying Fish ini akan ditarik oleh speed boat berkecepatan tinggi dengan jalur melawan arah angin. Dengan demikian, flying fish akan terbang diatas air kira-kira 2 meter atau lebih bergantung pada kecepatan angin.
  • Water Ski : Satu wisata bahari yang cukup menantang. Anda dengan menginjak sebuah board akan ditarik oleh speed boat, jadilah seperti olahraga ski atau selancar.
  • Rolling Donut : Salah satu permainan favorit di Tanjung Benoa. Anda akan duduk di sebuah pelambung berbentuk kue donut dan ditarik dengan speed boat.
  • Wake Board : Permainan menantang adrenalin di Tanjung Benoa. Anda akan ditarik dengan speedboad dan meluncur dengan board. Sangat seru dan menantang.

Pesona lain dari pantai ini yaitu adanya Pulau Penyu yang berjarak kurang lebih 20-30 menit perjalanan, dengan menggunakan perahu yang bisa disewa dengan biaya Rp.50 ribu per orang. Pulau ini disebut Pulau Penyu, karena merupakan tempat penangkaran berbagai spesies penyu yang hampir punah. Penangkaran ini sendiri bernama Pudut Sari.

Sepaket dengan perjalanan ke Pulau Penyu ini, pengunjung juga disuguhi pemandangan objek wisata bawah laut. Perahu yang digunakan, dimodifikasi sedemikian rupa dengan bagian dasar tengah perahu dipasangi kaca, yang membuat dasar laut yang dangkal terlihat jelas. Berbagai ikan-ikan air laut yang beraneka ragam warna tubuhnya akan menjadi tontonan disini. Agar ikan-ikan mau mendekat, pengemudi kapal menebarkan roti tawar kelaut sebagai pancingan. Sebentar saja, ikan-ikan itu akan datang mendekat.

Pada Pulau Penyu ini terdapat ratusan ekor penyu berbagai ukuran dan usia. Untuk penyu yang berada di kandang merupakan penyu induk yang jumlahnya sekira 50 ekor. Yang berukuran besar usianya bisa mencapai 35 tahun lebih. Pengunjung bisa memegangi dan mengangkat induk penyu tersebut untuk berfoto bersama. Untuk setiap harinya induk penyu diberi makan rumput laut. Ketika air laut pasang mereka bisa leluasa ke pinggir pantai, namun tidak sampai lepas ke laut, karena telah dipagari dengan bambu. Mereka akan kembali ke kandang setelah air laut surut. Apabila ada yang tidak kembali, pekerja akan memindahkannya dengan tangan.

Penyu yang terdapat di tempat penangkaran tidak diperjualbelikan, apalagi dipotong untuk dikonsumsi, karena penangkaran itu sendiri semata-mata untuk upaya pelestarian satwa laut yang dikhawatirkan akan punah. Satwa tersebut sengaja dibiarkan berkembang biak secara alami. Setelah bertelur dan anak-anaknya itu kuat berenang di laut, anak penyu itu dilepas, sementara induknya tidak. Tidak hanya penyu yang dapat dijumpai di pulau ini. Ular, monyet, burung dan hewan lain yang jinak bisa dijumpai di sana. Terdapat pula semacam galeri yang menawarkan berbagai macam cinderamata, termasuk replika penyu berbagai ukuran terbuat dari kayu dan batu karang. Kendati letaknya terpencil, di lokasi itu pun terdapat tempat penjualan makanan dan minuman.

Secara keseluruhan, Tanjung Benoa layak untuk dikunjungi sebagai alternatif wisata air. Hal yang sedikit mengganggu adalah tidak adanya transportasi umum yang hilir mudik didaerah tersebut sehingga umumnya pengunjung yang datang menggunakan bus-bus pariwisata, kendaraan sewa maupun pribadi.

Alamat : Kuta-Bali
Email : sales@tanjungbenoa.com
Telp : 0361 2786524

(berbagai sumber)