Masjid Si Pitung

Sebagai salah satu yang tertua di Jakarta, Masjid Al-Alam di Marunda Besar, Jakarta Utara memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di tanah Betawi. Masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Si Pitung oleh masyarakat. Semasa kecilnya, Pitung banyak menghabiskan waktu bermainnya di masjid ini sambil mengaji dan belajar silat.

Masjid ini didirikan pada tahun 1640 oleh Sembilan Wali (Wali Songo). Masjid memiliki luas bangunan kurang lebih 10 meter x 15 meter dan sudah mengalami lima kali renovasi. Masjid Al Alam Marunda ini terletak di tepi Pantai Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

Selain dikenal sebagai bangunan bernilai sejarah dan menjadi tempat bermain Pitung semasa kecil, Masjid Al Alam memiliki keunikan lain. Persis di samping masjid, terdapat sumur yang memiliki 3 rasa sekaligus. Sumur yang mampu menarik banyak sekali pengunjung. Sumur tersebut berisi air yang memiliki tiga rasa sekaligus, yaitu asin, tawar, dan payau. Banyak pengunjung yang datang bermaksud untuk mencicipi langsung rasa air dari sumur tersebut.

Tidak sedikit dari mereka yang membawa pulang air untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Malah ada juga pengunjung yang mengaku enteng jodoh setelah meminum air dari sumur tersebut. Percaya atau tidak, tapi memang itulah yang terjadi.

Agar permohonan bisa dengan mudah terkabul, lebih baik lagi datang ke Masjid Al-Alam sambil beribadah dan memanjatkan doa. Bangunan yang sudah berusia lebih dari 400 tahun ini masih berdiri kokoh dan setia melayani tiap jamaah yang datang. Bangunan dalamnya ditopang oleh 4 pilar bulat. Semua sisi bangunan masih sangat terawat. Mungkin karena masjid ini adalah salah satu cagar budaya yang diresmikan oleh Pemprov DKI pada tahun 1975 silam.

Untuk bisa sampai di Masjid Si Pitung, Anda bisa menuju Pasar Cilincing dari arah Tanjung Priok. Kemudian perjalanan bisa dilanjutkan menuju Marunda. Aksesnya cukup mudah dijangkau, begitu juga bagi Anda yang menggunakan angkutan umum.