• -6.153636, 106.792756

Museum Bank Mandiri

Museum Bank Mandiri

Museum Bank Mandiri merupakan museum perbankan yang dimiliki oleh Bank Mandiri. Letak museum berada pada kawasan kota tua Jakarta, persis didepan stasiun Jakarta Kota (Beos). Museum memiliki koleksi peralatan perbankan mulai dari masa penjajahan Belanda sampai dengan terbentuknya Bank Mandiri. Selain benda-benda koleksi yang umumnya dimiliki sebuah museum, Museum Mandiri memiliki ornamen unik pada dinding hall sisi timur bangunan museum, ornamen tersebut berupa hiasan kaca patri (stained glass) yang dipisahkan oleh pilar. Hiasan ornamen tersebut menggambarkan empat musim seperti musim yang terjadi pada kawasan Eropah dan tokoh nakhoda kapal Belanda, Cornelis de Houtman.

Sejarah
Bank Mandiri sebagai pemilik Museum Bank Mandiri memiliki sejarah panjang dalam proses berdirinya. Bank Mandiri terbentuk atas merger empat bank Pemerintah, yaitu Bank Ekspor Impor Indonesia, Bank Dagang Negara, Bank Bumi Daya, dan Bank Pembangunan Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 1999. Sebelum keempat bank merger menjadi Bank Mandiri, masing-masing bank memiliki sejarah panjang dalam perkembangannya. Oleh karena latar belakang sejarah atas bank-bank pendahulu maupun bank-bank yang merger menjadi Bank Mandiri, maka diperlukan museum untuk mengabadikan koleksi perkembangan sejarah Bank Mandiri agar rangkaian sejarah terbentuknya Bank Mandiri tidak terputus dan terlupakan begitu saja.

Museum yang menempati area seluas 10.039 m2 ini pada awalnya adalah gedung Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) atau Factorji Batavia yang merupakan perusahaan dagang milik Belanda yang kemudian berkembang menjadi perusahaan di bidang perbankan. Di Hindia Timur yang lebih dikenal dengan nama de Factorij Batavia. Bangunan dirancang oleh arsitek NHM, J.J.J. de Bruyn bekerjasama dengan arsitek Belanda lainnya, A.P Smith dan C. van de Linde yang keduanya bekerja pada biro arsitek Hulswit, Fermont en Ed. Cuypers.

Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) dinasionalisasi pada tahun 1960 menjadi salah satu gedung kantor Bank Koperasi Tani & Nelayan (BKTN) Urusan Ekspor Impor. Kemudian bersamaan dengan lahirnya Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) pada 31 Desember 1968, gedung tersebut pun beralih menjadi kantor pusat Bank Export import (Bank Exim), hingga akhirnya legal merger Bank Exim bersama Bank Dagang Negara (BDN), Bank Bumi Daya (BBD) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) ke dalam Bank Mandiri (1999), maka gedung tersebut pun menjadi asset Bank Mandiri.

Bangunan berlantai empat seluas 21.509 m2 dengan arsitektur berbentuk simetris dengan keberadaan taman ditengah gedung dan pintu utama tepat ditengah bagian depan bangunan. Lantai dasar gedung dibuat lebih tinggi dari jalan raya sehingga terkesan anggun saat memasuki bangunan. Lantai lobby, ruang rapat dan ruang direksi memakai bahan mozaik keramik bercampur kaca (glasmozaiek-tegels), sedangkan ruangan yang lain memakai tegel ubin (vloertegels) berwarna hitam, abu-abu dan merah.

Koleksi Museum Bank Mandiri
Koleksi Museum Bank Mandiri terdiri dari jenis perlengkapan operasional bank, surat berharga, numismatic, arsip sejarah, mata uang kuno (numismatik), brandkast, dan jenis koleksi lainnya seperti perlengkapan pendukung operasional bank dan bahan pustaka.

Koleksi perlengkapan operasional bank tempo dulu yang unik, antara lain adalah :

  • Peti uang
  • Mesin hitung uang mekanik
  • Kalkulator
  • Mesin pembukuan
  • Mesin cetak
  • Alat pres bendel
  • Seal press
  • Safe deposit box dan anak kunci lemari/pintu besi maupun aneka surat berharga seperti bilyet deposito
  • Sertifikat deposito
  • Cek
  • Obligasi dan Saham

Ornamen gedung , interior dan furniture asli dari gedung museum merupakan benda cagar budaya yang juga merupakan bagian dari koleksi Museum Bank Mandiri, interior dan furniture musuem ini masih asli seperti ketika didirikan.

Alamat : Jl. Lapangan Stasiun No.1 Jakarta Barat, Kota
Telp : (021) 6902000
Jam Buka : Selasa s/d Minggu 09.00–16.00 Wib
Tutup : Senin atau hari besar

(berbagai sumber)

One thought on “Museum Bank Mandiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>