Gumuk Pasir Parangtritis

Parangtritis adalah pantai terindah dan terpanjang di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini sudah dikenal sejak jaman Belanda sebagai tempat peristirahatan yang nyaman. Pengunjung seperti tak pernah bosan menyinggahi tempat itu. Pantai ini sangat indah dan menawan dengan deburan ombak pantai selatan yang cukup besar. Bagi mereka yang hobi berselancar, meski terbatas, bisa melakukannya di pantai ini. Angin yang kencang berhembus dapat Anda manfaatkan untuk bermain layang-layang.

Di sini banyak dijumpai tipe-tipe gumuk pasir dengan beragam model mulai dari parabola, lingkaran ataupun tapal kuda. Gumuk pasir sendiri merupakan hasil kerja dari angin yang bertiup di sepanjang Pantai Parangtritis, sehingga menghasilkan bentukan-bentukan yang cukup indah.

Gumuk Pasir Parangtritis membentang dari Pantai Depok hingga ke Pantai Parang Kusumo, gumuk pasir ini merupakan fenomena alam yang berupa gundukan-gundukan pasir yang membentuk bukit-bukit yang disebabkan oleh hembusan angin. Partikel pasir yang membentuk gumuk-gumuk pasir ini berasal dari material vulkanik Gunung Merapi yang terbawa arus aliran Sungai Progo dan Sungai Opak yang menuju ke laut selatan.

 

Fenomena alam gumuk pasir ini sangat langka bahkan hanya satu-satunya di Indonesia, sehingga tempat ini sering di jadikan tempat memotret pre wedding, syuting video klip, empat penelitian dan petualangan bagi para pecinta alam. Di gumuk pasir ini juga dijadikan tempat manasik haji bagi calon jamaah haji, serta di bangun sebuah Museum Geospasial Gumuk Pasir dan laboratorium untuk kegiatan dan rekreasi yang dilengkapi dengan beberapa instrumen dan pustaka tentang geospasial dan ilmu kebumian.

Gumuk pasir di sebelah barat Pantai Parangkusumo merupakan laboratorium alam. Keberadaan laboratorium alam sangat diperlukan guna memahami kondisi dan gejala alam yang masih belum diketahui manusia. Kondisi alam sangat banyak ragamnya dan belum banyak dimengerti. Salah satunya adalah fenomena adanya gumuk pasir di daerah tropis.

Gumuk Pasir di daerah tropis sangat banyak macamnya dan yang paling unik adalah ditemukannya jenis barchan yang di Indonesia hanya terdapat di kawasan wisata Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Keberadaan gumuk pasir dengan tipe barchan di Parangtritis sangat unik dan menarik untuk diteliti, dipahami, dan dilestarikan. Gumuk Pasir ini merupakan fenomena yang menarik dipandang sebagai obyek wisata.

Yang Dilarang di Parangtritis
Keindahan pantai Parangtritis mungkin akan membuat Anda tergoda untuk berenang. Meskipun demikian Anda tidak boleh berenang di Pantai ini karena pengelola telah membuat aturan yang tegas bahwa siapa saja dilarang berenang. Pantai ini memang memiliki cekungan yang dalam di bibir pantainya, sehingga sangat berbahaya bagi terseret ombak karena berenang. Berjalan-jalan di pinggir pantai sambil bertelanjang kaki dengan sesekali terkena sapuan ombak dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan, apalagi bila dilakukan berdua bersama kekasih yang Anda sayangi.

Selain larangan tersebut, pengunjung juga dihimbau untuk tidak menggunakan busana berwarna hijau atau merah, karena warna tersebut dianggap warna kesayangan Nyi Loro Kidul, legenda penguasa laut Selatan. Entah benar atau tidak, tetapi kebanyakan korban yang terseret ombak memakai busana berwarna merah atau hijau. Untuk itu Anda akan maklum melihat kesiapan Tim SAR Parangtritis dalam memantau pengunjung di pinggir pantai dari menara seperti yang ada dalam film serial baywatch.

Jajanan
Di pantai ini juga sering ditemui para penjual jajanan khas seperti peyek jingking dan undur-undur goring yang rasanya cukup enak. Peyek jingking terbuat dari jingking hewan kecil berbentuk seperti kepiting yang hidup di pantai berpasirrlihat di pinggir pantai, sedangkan undur-undur adalah hewan kecil berbentuk semacam serangga yang berjalan mundur. Jajanan ini bisa Anda dapatkan dengan harga murah.

Penginapan
Jika telah lelah berjalan-jalan, Anda dapat beristirahat di penginapan-penginapan murah yang banyak terdapat di sekitar Parangtritis. Hembusan angin laut dan suara deburan ombak akan menyertai Anda selama berada di pantai yang indah ini. Parangtritis dengan sunset dan gumuk pasirnya akan memberikan Anda sebuah perjalanan wisata yang mengesankan.

Dua Rute
Lokasi Pantai Parangtritis ada di sebelah selatan kota Yogyakarta, kurang lebih 25 km dari pusat kota Yogyakarta. Lokasi ini bisa ditempuh dalam tempo kurang lebih satu jam perjalanan melalui kota Bantul dengan jalan-jalan yang lebar dan mulus. Pendek kata, lokasi wisata ini sangat gampang dijangkau. Ada dua rute yang dapat diambil untuk mencapai pantai Parangtritis.

  • Rute pertama: Yogyakarta-Kretek-Parangtritis. Segala jenis kendaraan dapat dengan mudah melewati jalan ini langsung ke pantai. Mereka yang tertarik untuk melakukan perjalanan dengan bus dapat naik bus di terminal bus Umbulharjo di Yogyakarta.
  • Rute kedua: Yogyakarta-Imogiri-Siluk-Parangtritis, jaraknya kira-kira 35 km dan berhubungan dengan rute turisme yang terdiri dari pemakaman keluarga raja, tempat pemakaman para bangsawan Mataram dan keturunannya, di Kota Gede dan Imogiri. Rute ini menawarkan pemandangan yang indah, kombinasi antara sungai dan bukit kapur. Segala jenis kendaraan dapat melewati jalan ini langsung menuju pantai.

Gumuk Pasir Parangtritis
Parangtritis Kretek Bantul
(30 Km ke arah selatan dari Kota Jogja)
Yogyakarta

(Berbagai Sumber)