Pantai Santolo

Pantai Santolo adalah sebuah pantai yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Garut tidak hanya terkenal dengan dodol Garut tetapi juga terkenal dengan pantainya. Salah satu pantai yang populer terdapat di Kabupaten Garut adalah Pantai Santolo. Terletak di kecamatan Cikelet, sebelah selatan pusat kota Garut, jarak tempuh dalam waktu 3,5 jam perjalanan atau sekitar 88 km.

Di Pantai Santolo pun terdapat sebuah tempat peluncuran roket yang merupakan bagian dari institusi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional. Selain itu, tempat pelelangan ikan lengkap dengan restoran hasil laut bertebaran di sepanjang jalan menuju Pantai Santolo.

Pantai ini cukup dikenal di kota Bandung dan merupakan daerah tujuan wisata. Kawasan Pantai Santolo merupakan berkumpulnya nelayan tradisional yang akan dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata yang indah. Juga merupakan daerah untuk kegiatan nelayan sebagai dermaga (pelabuhan) kapal ikan atau perahu yang ada di Pameungpeuk.

Menikmati panorama pantai dan biota laut, merupakan aktivitas wisata yang dapat dilakukan. Tersedia juga sewaan perahu yang melayani wisatawan untuk menikmati deburan pantai ombak selatan yang cukup menantang. Selain itu kita bisa menikmati hidangan makanan laut yang segar dengan sajian yang sederhana. Fasilitas yang dibutuhkan wisatawan cukup tersedia seperti losmen, kios-kios cinderamata dengan harga terjangkau.

Air lautnya jernih. Ombaknya menggulung membubung tinggi, bertubi-tubi menghantam bibir pantai. Bunyi deburannya memecahkan keheningan sekaligus menghilangkan penat dan stres. Banyak orang menyebut suasana Pantai Santolo ini mirip seperti suasana Pantai Kuta di era 1970-an yang masih bersih dan sepi. Di Pantai Santolo pun terdapat sebuah tempat peluncuran roket yang merupakan bagian dari institusi LAPAN milik negeri ini.

Bila ingin menikmati ombaknya, serta panorama di tengah laut, para pengunjung bisa menyewa perahu. Di sana banyak nelayan tradisional pencari ikan di Samudera Hindia. Kadang-kadang mereka melaut sampai di dekat Pulau Krismas Australia. Tidak jarang mereka ditangkap. Di laut lepas itu memang cukup indah. Tetapi bagi pengunjung yang ingin menikmati panoramanya, bisa menyewa perahu tradisional dan bepergian untuk beberapa jam dari pantai.

Suasana Pulau Santolo memang masih alami, pasir pantainya putih dan terlihat masih asli. Beberapa bagian dari pantai juga ada karangnya, yang malah semakin memperindah pantai Pulau santolo. Beberapa saung sederhana berdiri di depan pantai, duduk santai di saung ini semakin memanjakan pengunjung yang ingin bermanja-manja di tepi pantai.

Di sisi lain dari Pulau Santolo juga terdapat pelabuhan peninggalan Belanda. Walaupun pelabuhan ini sudah rusak, namun sisa-sisa kekokohannya masih bisa kita lihat sampai sekarang. Sangat menarik untuk dijadikan obyek foto buat anda yang suka memotret. Puas sekali kami semua menikmati keaslian dan keindahan Pulau Santolo ini.

Rute Menuju Pantai Santolo

  • Rute Normal lewat Garut Kota – Cikajang – Cikelet dan Pameungpeuk, bisa ditempuh dengan menggunakan Kendaran umum dari terminal Cicaheul (pakai Bis) atau terminal Leuwipanjang dengan Kendaraan ELF (minibus), membayar Rp. 35.000,- dan 4 – 5 jam perjalanan teman-teman sudah sampai di Pameungpeuk (Pantai Santolo), sedangkan untuk menggunakan kendaraan Pribadi (Mobil) akan menghabiskan BBM (Bensin) sekitar Rp. 75.000,- sampai Rp 100.000,- saja, sedangkan pakai Motor (BBM Pertamax hanya habis Rp. 25.000,- sampai 30.000,- saja).
  • Menggunakan Rute Ciwidey – Cisewu – Bungbulang – Pameungpeuk jarak tempuh lumayan jauh dan belum ada kendaraan umum, tapi pemadangan disekitar lebih bagus, diperkirakan jarak tempuh kalau lewat rute ini sekitar 200 – 250 Km dan 7 Jam perjalanan.

1 Response

  1. desiany says:

    mau tanya donk,klo didaerah santolo,penginapan yg bgs dmn ya??info nya pls