• -6.153636, 106.792756

Pulau Mayo

Pulau Mayo

Pulau Moyo merupakan sebuah pulau mungil yang terletak di sebelah utara Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Luasnya 330 km persegi, dengan ketinggian maksimum 671 m dan garis pantai 88 km. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pulau Moyo memiliki beragam kekayaan alam mulai dari hutan hujan, hutan bakau serta padang rumput. Selain itu, berkunjung ke pulau ini juga harus siap untuk melihat ratusan kupu-kupu yang berterbangan dan beragam burung serta ikan dan terumbu karang yang luar biasa indahnya.

Pulau Moyo merupakan surga bagi pencinta burung. Dari 124 spesies burung yang terdapat di Sumbawa, 86 jenis di antaranya berada di pulau ini. Spesies burung langka juga bisa anda temukan di sini. Diantaranya adalah Kakatua berkepala kuning serta burung  Gosong Tanimbar (Megapodius tenimberensis). Burung yang terakhir, memang unik karena mengandalkan tanaman dan ranting untuk menghasilkan panas selama masa inkubasi telurnya.

Bila berkunjung ke pulau ini, kita bisa melihat keindahan alam yang masih alami. Hutan yang indah dan nyaris tak tersentuh, air terjun dan sungai-sungai alami, serta keindahan bawah laut yang tiada habisnya. Selain hiking di hutan dan menyusuri sungai dan air terjun, beberapa gua yang dapat dicapai dengan berjalan kaki bisa menjadi alternatif kegiatan. Salah satunya adalah Gua Ai Manis yang harus dicapai dengan sedikit memanjat tebing. Gua ini tempat bersarangnya ratusan kelelawar. Selain itu, aktivitas lain yang bisa Anda lakukan adalah tracking selama dua jam yang bisa dimulai dari Labuan Haji, ke arah Air terjun Brang Rea (Sungai Besar) yang terletak di tengah pulau.

Meskipun kecil, pulau yang sepi namun memiliki kekayaan alam yang luar biasa ini, berhasil memikat beberapa orang besar sekaliber Lady Diana dan Mick Jagger untuk berlibur. Pulau Moyo, sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah utara Pulau Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Melihat keindahan pantai, laut dan alamnya, memang menawarkan ketenangan bagi penikmat keindahan alam bebas dan bawah laut.

Tanjung Pasir
Tanjung Pasir terletak diujung selatan Pulau Moyo. Di tanjung pasir ini terdapat beberapa brugak yaitu semacam bale yang belum selesai terbangun. Padahal bila semua brugak-brugak selesai dibangun, setiap pelancong dapat berisitirahat di brugak ini sambil menikmati pemandangan laut yang indah dan angin sepoi-sepoi. Tanjung ini biasa juga dijadikan tempat beristirahat bagi para nelayan sebelum kembali ke daratan.

Untuk mencapai Tanjung Pasir, kita dapat pergi melalui Sumbawa Besar dengan perahu motor nelayan sekitar 1,5 jam. Tempat yang paling dekat untuk mencapai Tanjung Pasir adalah dari desa Ai Bari dengan hanya menempuh perjalanan kurang dari 30 menit dengan menggunakan perahu motor nelayan. Desa ini dapat ditempuh dengan kendaraan dari Sumbawa Besar sekitar 1 jam.

Air Terjun Mata Jitu
Air terjun ini dapat ditempuh dari desa Labuan Aji dengan sepeda motor atau ojek sekitar 20 menit dengan membayar ongkos ojek dan kontribusi ke dusun Labuan Aji. Dalam perjalanan menuju air terjun, kita dapat menikmati pemandangan alam seperti perkebunan jambu mete dan hutan. Pada sekitar air terjun terdapat 7 kolam dimana kita tidak diperkenankan mandi atau berenang di sana, namun ada tempat khusus yang telah disediakan untuk kegiatan tersebut.

Penginapan
Bila anda tidak ingin repot, Hotel Tambora dan Kencana Beach Hotel di Sumbawa Besar, bisa mengatur perjalanan menuju pulau ini. Selain itu, ada alternatif lainnya, yaitu dengan memanfaatkan jemputan dengan pesawat amphibi pribadi yang disediakan oleh PT. Amanwana. Tentu saja biaya yang harus dikeluarkan lebih mahal. Meski demikian, kelelahan akibat perjalanan panjang itu pun terbayar sejak pertama kali kita menapakkan kaki di tanah Moyo. Keindahan mulai terpancar di mana-mana. Kupu-kupu akan datang menyambut dari balik semak belukar.

Di pulau Moyo, hanya ada satu hotel yang berdiri di atas pulau tersebut. Hotel Amanwana, sebuah hotel bintang lima yang menyuguhkan kemewahan dan privatisasi bagi kostumer mereka. Amanwana hanya menyediakan 20 tent-cottage yang indah. Konsep yang ditawarkan adalah back to nature, tanpa ada suara bising dari televisi ataupun radio. Untuk bermalam di sana, paling tidak anda perlu mengeluarkan uang sekitar US$ 700 per malam.

Akses
Untuk mencapai pulau eksotis ini, perjalanan dimulai dari Kota Mataram. Untuk akomodasi, ada beberapa travel yang menyediakan jasa untuk mencapai Pulau Sumbawa, namun bukan ke pulau Moyo. Biaya yang perlu disiapkan untuk sampai ke Sumbawa sekitar Rp 100.000 – Rp 200.000 per orang. Dari Sumbawa, perjalanan dengan mobil dapat ditempuh dari Sumbawa Besar ke Ai Bari, kampung pesisir yang terletak sekitar 20 km utara Sumbawa Besar. Perjalanan dari Ai Bari ke Pulau Moyo dapat ditempuh selama lebih kurang lebih 15 menit dengan speedboat atau menggunakan kapal ketinting.

Salah seorang nelayan yang selalu menyediakan transportasi ini adalah Pak Lahi yang sudah terbiasa menerima tamu asing, bahkan namanya sering ditulis dalam berbagai buku panduan wisata. Diperlukan waktu sekitar 8-9 jam perjalanan darat dan laut dari Mataram hinga ke sampai pulau Moyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>