Teluk Triton Papua

Wisata Bahari Teluk Triton
Papua Barat merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan laut yang luar biasa. Salah satu potensi laut yang dapat dijadikan sebagai tempat wisata terdapat di Kabupaten Kaimana. Di balik kesederhanaan dan keramahan penduduknya, di kabupaten yang memiliki luas wilayah sebesar 18.500 km2 ini, terdapat sebuah kawasan wisata laut yang dikenal dengan nama Teluk Triton.

Teluk Triton merupakan potensi wisata baru di Kaimana. Untuk mengembangkannya menjadi tujuan wisata bertaraf internasional, pemerintah daerah (Pemda) setempat menggandeng Conservation International Indonesia (CII) untuk bersama-sama mengembangkan potensi wisata yang dimiliki oleh Teluk Triton.

Keistimewaan
Seperti wilayah perairan Kepulauan Papua lainnya, Teluk Triton menawarkan keindahan bawah laut yang luar biasa. Teluk ini menyimpan kekayaan berupa ikan dan terumbu karang yang beranekaragam. Di kawasan ini, terdapat 937 spesies ikan, di mana 14—16 di antaranya, merupakan jenis baru. Terdapat pula 492 jenis karang yang enam di antaranya juga merupakan jenis baru.

Selain menyaksikan kekayaan bahari tersebut, pengunjung juga akan dibuat terpesona dengan keberadaan lumba-lumba dan ikan paus, yang ramai bermain di sela pulau-pulau yang tersebar di sekitar Triton.

Decak kagum pengunjung tidak akan berhenti pada keindahan perairan Teluk Triton saja. Karena, di wilayah kampung Mai-Mai, pengunjung dapat melihat adanya lukisan di tebing kapur setinggi puluhan meter. Garis-garis merah yang tergurat di dinding tersebut membentuk motif manusia, tanaman, reptil, ikan, dan aneka bentuk yang masih misteri. Lukisan ini seakan ingin bercerita tentang perilaku masyarakat pribumi kuno dan juga menggambarkan aneka ragam satwa pada masa itu. Sampai saat ini, tidak ada yang tahu secara pasti, kapan dan siapa yang mengguratkan lukisan dinding yang berdiri tegak di beberapa pulau kecil kawasan Teluk Triton. Namun, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kaimana memastikan bahwa lukisan tersebut merupakan peninggalan zaman mesolitikum.

Lokasi
Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, Indonesia.

Akses
Menuju Kabupaten Kaimana dapat mengunakan kapal feri dari Jakarta dengan waktu tempuh selama 5 hari perjalanan. Akses udara dapat ditempuh dalam waktu sekitar 8 jam hingga 10 jam. Sesampainya di Ibu Kota Kaiman, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke Teluk Triton dengan menggunakan speedboat milik Pemda Kaimana, ataupun longboat milik warga sekitar. Lama perjalanan dengan kapal ini, paling cepat memakan waktu sekitar 45 menit, bergantung pada cuaca.

Harga Tiket
Untuk memasuki kawasan ini, pengunjung belum dikenakan tiket masuk. Namun, pengunjung harus mendapat izin terlebih dulu dari Dinas Pendidikan dan Pariwisata atau Dinas Perikanan dan Kelautan. Selain itu, pengunjung juga harus melakukan koordinasi dulu dengan CII untuk diperkenalkan kepada tokoh adat ataupun masyarakat setempat. Sehingga, pada saat di lokasi, pengunjung tidak diusir oleh mereka.

Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Di kawasan Teluk Triton ini, terdapat tiga rumah peristirahatan berbasis adat yang cukup unik. Unik karena ketiganya dibuat dengan bahan kayu, tak terkecuali dindingnya yang mengambil bahan utama kulit kayu. Penyusun kerangka dan dinding rumah tidak menggunakan paku atau bahan logam lainnya, melainkan dengan cara-cara atau teknik-teknik tertentu berdasarkan keterampilan masyarakat lokal yang diwariskan oleh nenek moyang mereka.

(Wisata Melayu)