Jembatan Barelang

Jembatan Barelang (singkatan dari Batam, Rempang, dan galang) adalah nama jembatan yang menghubungkan pulau-pulau yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Masyarakat setempat menyebutnya “Jembatan Barelang”, namun ada juga yang menyebutnya “Jembatan Habibie”, karena beliau yang memprakarsai pembangunan jembatan itu untuk menfasilitasi ketiga pulau tersebut yang dirancang untuk dikembangkan menjadi wilayah industri di Kepulauan Riau. Ketiga pulau itu sekarang termasuk Provinsi Kepulauan Riau.

Jembatan Barelang merupakan rangkaian enam jembatan yang menghubungkan tiga pulau yaitu Batam, Rempang dan Galang. Seluruh jembatan selesai dibangun pada 1992. Jika digabungkan, panjang keenam jembatan itu mencapai 2 km. Waktu tempuh dari jembatan satu hingga keenam sekitar 20 menit.

Keenam jembatan itu memiliki nama yang diambil dari nama raja-raja yang pernah berkuasa di Kerajaan Melayu-Riau pada abad 15 sampai 18. Keenam buah jembatan Barelang tersebut terdiri dari:

  1. Jembatan Tengku Fisabilillah (Jembatan I), jembatan yang terbesar.
  2. Jembatan Nara Singa (Jembatan II)
  3. Jembatan Raja Ali Haji (Jembatan III)
  4. Jembatan Sultan Zainal Abidin (Jembatan IV)
  5. Jembatan Tuanku Tambusai (Jembatan V)
  6. Jembatan Raja Kecik (Jembatan VI)

Deskripsi

  1. Jembatan pertama yang menghubungkan Pulau Batam-Pulau Tonton dinamai Tengku Fisabilillah. Panjangnya mencapai 642 meter, lebarnya sekitar 350 m dengan ketinggian 38 m.
  2. Narasinga menjadi nama jembatan kedua yang menghubungkan Pulau Tonton dan Pulau Nipah. Jembatan ini relatif lurus tanpa lengkungan dengan panjang 420 m, lebar160 m, dan tinggi 15 m.
  3. Jembatan Ali Haji yang memiliki panjang 270 m, lebar 45 m dan tinggi 15 m akan menghubungkan Pulau Nipah-Pulau Setokok. Tonton, Nipah dan Setokok masih dalam gugusan Kepulauan Batam.
  4. Berikutnya, jembatan Sultan Zainal Abidin sepanjang 365 m, lebar 145 m, dan tinggi 16,5 m, yang menghubungkan Pulau Setokok–Pulau Rempang.
  5. Sedang jembatan Tuanku Tambusai yang menghubungkan Pulau Rempang-Pulau Galang memiliki panjang 385 m, lebar 245 m2, dan tinggi 31 m2.
  6. Jembatan keenam dinamai Raja Kecil yang memiliki panjang panjang 180 m, lebar 45 m, dan tinggi 9,5 m yang menghubungkan Pulau Galang dan Pulau Galang Baru.

Akses Menuju Lokasi
Untuk mencapainya, bisa ditempuh dengan menumpang bus kota dari berbagai halte bus di Batam atau dengan menggunakan kendaraan pribadi. Jalan menuju Barelang relatif mulus dengan sejumlah kelokan dan tanjakan tajam. Di kiri kanan jalan dijumpai perbukitan dengan sejumlah pepohonan.

(Berbagai Sumber)