Monumen Kapal Selam

Kita tentu masih ingat dengan peristiwa bersejarah dalam rangka mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia yang terjadi di Irian Jaya, Operasi Trikora. Dalam operasi tersebut melibatkan sebuah kapal selam KRI Pasopati yang kini menjadi sebuah monumen bersejarah di Surabaya. KRI Pasopati merupakan kapal tempur buatan Rusia tahun 1952. Kapal selam dengan Panjang 76.6 meter dan lebar 6.30 meter ini di lengkapi dengan torpedo steam gas sejumlah 12 buah.

Monumen Kapal Selam, atau disingkat Monkasel, adalah sebuah museum kapal selam yang terdapat di Kota Surabaya. Terletak di pusat kota, monumen ini sebenarnya merupakan kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda.

Monumen kapal selam KRI Pasopati yang terletak di jalan Pemuda no 39 Surabaya ini merupakan salah satu tujuan wisata yang bisa kita pilih, khususnya bagi pelajar. Dengan adanya monumen kapal selam ini, meyakinkan bahwa Surabaya memang benar-benar pantas untuk di sebut sebagai kota pahlawan. Pasalnya haya ada dua dua di dunia monumen yang sejenis.

Kita dapat melihat semua kabin yang ada didalam kapal tersebut. Kita juga bisa melihat pemandangan kota Surabaya dengan sebuah periskop yang terletak didalam ruang komando. Didalam kapal tersebut, diruang videorasi tepatnya, kita juga bisa menyaksikan sebuah film dokumentasi yang berdurasi kurang leih 20 menit.

Monumen kapal selam ini sangat ramai dikunjungi oleh para pelajar pada saat hari libur. Pada hari-hari tertentu selain monumen kapal selam kita juga bisa menikmati fasilitas lainnya yang disediakan oleh pihak pengelola. Seperti perahu karet.

Bagian Dalam Kapal Selam
Pengunjung Monumen Kapal Selam bisa masuk ke dalam kapal selam tersebut. Semua bagiannya masih asli dan menarik untuk dilihat. Dan Anda tidak perlu merasakan panasnya di dalam kabin kapal selam, karena saat ini di setiap ruangan telah dilengkapi pendingin udara. Di dalam kapal selam KRI Pasopati dibagi menjadi 7 ruangan. Setiap ruangan dipisahkan oleh pintu di mana ketika sedang bertempur, setiap pintu harus tertutup atau kedap. Berikut ini 7 ruangan di KRI Pasopati:

1. Ruang Torpedo Haluan
Di sini terdapat 4 peluncur torpedo. Di ruangan ini juga terdapat torpedo cadangan. Anda juga bisa melihat beberapa tempat tidur bertingkat yang menjadi tempat istirahat Anak Buah Kapal (ABK).

2. Ruang Tinggal Perwira
Di sini terdapat ruang tinggal atau lounge room untuk perwira sekaligus ruang makan dan tempat bekerja perwira. Anda juga bisa menemukan kamar komando di sini. Di bawah geladak, Anda juga bisa menemukan ruang penyimpanan batere Grup 1 di sini.

3. Ruang Periskop
Di ruangan ini merupakan pusat pengoperasian kapal selam dan juga Pusat Informasi Tempur (PIT). Anda bisa menemukan periskop yang bisa melihat hingga ketinggian 9 meter. Selain itu, ruangan ini juga digunakan sebagai pusat komunikasi. Di sini juga terdapat WC untuk buang air awak kapal.

4. Ruang ABK
Di ruangan ini terdapat ruangan untuk ABK yang terdiri dari Bintara atau Tamtama. Di ruangan ini ABK dapat beristirahat atau bersantai. Terdapat juga tempat tidur, dapur, tempat makan, dan gudang penyimpanan makanan. Di bawah geladak terdapat ruang penyimpanan batere Grup 2 sebanyak 210 cell.

5. Ruang Diesel Pendorong
Di dalam ruangan ini terdapat motor diesel sebagai pendorong utama saat berada di permukaan.

6. Ruang Listrik
Bagian ini adalah ruangan untuk motor listrik. Jika kapal selam sedang menyelam maka yang digunakan adalah tenaga listrik yang dihasilkan batere. Di ruangan ini terdapat 2 buah motor listrik untuk menggerakkan baling-baling ataupun melakukan pengisian batere. Motor listrik ini bisa berfungsi ganda, yaitu saat dipermukaan, maka tenaga diesel akan menggerakkan motor listrik ini untuk mengisi batere. Sedangkan jika berada di bawah permukaan, motor listrik ini menjadi penggerak baling-baling untuk menggerakkan kapal selam. Ini yang membuat kapal selam ini dapat bergerak dengan senyap.

7. Ruang Torpedo Buritan
Di ruangan ini terdapat 2 buah peluncur torpedo buritan yang berfungsi untuk menyerang dan menghindar.
Di Monumen Kapal Selam atau sering disebut Monkasel Anda juga bisa menikmati berbagai fasilitas lainnya. Misalnya Anda bisa menonton film di Video Rama yang menyajikan sejarah kapal selam di Indonesia. Anda juga bisa menikmati sajian musik di panggung terbuka yang masih terdapat di area Monkasel.

Sedangkan di pinggir Kalimas yang juga masih di dalam area Monumen Kapal Selam, Anda bisa berolahraga di jogging track yang disediakan. Dan Anda juga bisa menikmati berbagai makanan di kios makanan yang terdapat di area Monkasel.
Tentu mengunjungi Monumen Kapal Selam atau Monkasel bisa menjadi wisata keluarga yang mendidik. Anda dan keluarga bisa lebih tahu tentang salah satu armada laut Indonesia yang kuat yaitu kapal selam.

Fasilitas di Monkasel
Di Monumen Kapal Selam atau sering disebut Monkasel Anda juga bisa menikmati berbagai fasilitas lainnya. Misalnya Anda bisa menonton film di Video Rama yang menyajikan sejarah kapal selam di Indonesia. Anda juga bisa menikmati sajian musik di panggung terbuka yang masih terdapat di area Monkasel.

Sedangkan di pinggir Kalimas yang juga masih di dalam area Monumen Kapal Selam, Anda bisa berolahraga di jogging track yang disediakan. Dan Anda juga bisa menikmati berbagai makanan di kios makanan yang terdapat di area Monkasel. Tentu mengunjungi Monumen Kapal Selam atau Monkasel bisa menjadi wisata keluarga yang mendidik. Anda dan keluarga bisa lebih tahu tentang salah satu armada laut Indonesia yang kuat yaitu kapal selam.

Monumen Kapal Selam
Jam Buka:
Senin-Jumat: 08.00-21.00 WIB
Sabtu-Minggu: 08.00-22.00 WIB
Alamat:
Jl. Pemuda No. 39
Surabaya
Jawa Timur

(Berbagai Sumber)

1 Response

  1. amira says:

    ijin copas dong buat tugas laporan :’/