Panorama Pulau Sikuai, Padang

Sukai-IslandPulau Sikuai merupakan salah satu pulau yang terletak di sisi barat pulau Sumatera. Secara administrasi pemerintahan, pulau ini masuk ke dalam wilayah kecamatan Bungus Teluk Kabung, kota Padang, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Pulau ini terletak sekitar setengah mil laut dari pusat kota. Pulau yang mulai dikelola untuk wisatawan sejak 1994 ini menjanjikan semua keindahan pulau tropis. Pantainya juga berpasir putih dan lembut, perairannya hangat, kaya dengan terumbu karang dan ikan. Ombaknya yang tenang, banyak pohon kelapa di sepanjang pantai dan di belakangnya dilindungi hutan tropis yang masih terpelihara. Dan yang menjadi daya tarik utamanya adalah kala sunset. Saat akan tenggelam, kadang kala mataharinya begitu merah yang tenggelam di birunya laut.

Mungkin tak banyak traveler yang tahu tentang keberadaan Pulau Sikuai di Sumatera Barat. Pulau ini seperti baru ditemukan keindahannya. Patut dikunjungi saat Anda traveling ke Ranah Minang. Bila kita berkunjung ke Sumatera Barat, biasanya hanya Jam Gadang, Lembah Anai, Lembah Anai, Rumah Gadang, dan pantai tempat asal mula kisah Malin Kundang yang populer di mata wisatawan. Memang benar, tempat-tempat inilah yang menjadi wisata andalan di Sumatera Barat.

Sikuai, satu dari 19 pulau yang termasuk dalam wilayah administratif Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya di Kecamatan Bungus Teluk Kabung seluas 38,6 Kilometer persegi atau sekitar 40 hektar. Sikuai kini dikembangkan menjadi satu objek wisata bahari unggulan di Kota Padang. Pada pulau ini wisatawan bisa melakukan sejumlah aktivitas marina seperti snorkeling, diving, memancing, atau hanya berenang di atas jernihnya laut Pulau Sikuai sambil menikmati indahnya warna-warni biota laut termasuk terumbu karang.

Akses menuju pulau ini, dari Kota Padang tepatnya di Teluk Bungus, Anda akan diantar menggunakan speed boat. Teluk Bungus terletak 23 km ke arah selatan Kota Padang. Selain dari Teluk Bungus, pengunjung bisa berangkat dari dermaga Wisata Bahari Jalan Batang Harau dapat dicapai dalam waktu 25 menit dengan speed boat atau 60 menit dengan menggunakan kapal, dari pelabuhan Muara dalam waktu tempuh sekitar 45 menit  dengan menggunakan kapal dan dari dermaga Airud Bungus dalam waktu tempuh sekitar 35 menit dengan menggunakan kapal. Di pulau seluas 4,4 hektare ini dibangun 25 cottages, restoran, ruangan untuk rapat, kolam renang. Bahkan juga ada jalur untuk joging dan bersepeda yang bisa mengitari pulau serta tangga-tangga yang dibangun hingga ke atas bukit yang memungkinkan siapapun untuk menikmati matahari tenggelam atau matahari terbit dari ketinggian pulau.

Untuk tempat istirahat yang jauh dari keramaian, pulau ini nyaris sempurna. Di deretan pohon-pohon kelapa di depan penginapan, ada beberapa ayunan untuk bersantai dan tertidur di tengah hembusan angin laut. Bahkan kita bisa langsung mencebur berenang di laut tenang dengan yang berwarna biru dan amat jernih. Mudah dijumpai anak-anak penyu yang berenang di antara karang. Selain itu, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Bisa snorkeling di sekitar pulau atau mendayung kano di atas laut yang tenang. Bahkan dari atas perahu, aneka biota laut terlihat amat jelas.

Juga bisa trekking karena di belakang resort, ada hutan tropis dengan bukitnya tinggi, tetapi sudah dilengkapi 369 anak tangga bila ingin mendakinya. Perlu waktu 30 menit untuk mencapai puncaknya. Walau tenaga terkuras, ini akan terbayar dengan pemandangan indah saat melihat ke laut lepas, memandang pulau-pulau kecil di bawahnya. Dan bila naik saat senja, bisa melihat matahari tenggelam. Namun, kekurangan penting di pulau ini adalah terbatasnya listrik. Padahal, kamarnya menggunakan AC. Listrik yang berasal dari generator hanya menyala pada pulul 17.00 sore hingga pukul 08.00 pagi.

Beragam aktivitas pun bisa dilakukan di pulau ini. Mulai dari banana boat, snorkeling, bersepeda mengelilingi pulau atau sekadar duduk di bawah pohon sambil minum air kelapa bisa traveler pilih sesuka hati. Berlibur di Sikuai bisa membuat Anda merasa lebih rileks. Tentu saja, berada di pulau ini sama artinya menjauhkan diri sementara dari rutinitas yang membosankan. (berbagai sumber)