Pulau Babi

Pulau Babi merupakan salah satu Pulau yang menjadi salah satu tujuan wisata di Pulau Belitung, hampir kebanyakan paket–paket tour wisata menawarkan tujuan wisata ke pulau ini. Pulau Babi, terletak di Utara Pulau Belitung, tidak jauh dari Pantai Tanjung Kelayang, maupun Tanjung Tinggi. Sehingga untuk mengunjungi pulau ini hanya memerlukan waktu kurang lebih 20 menit saja dari salah satu pantai tersebut.

Nama Pulau Babi sendiri ada dua versi menurut informasi dari penduduk setempat, yang pertama, dinamakan Pulau Babi, dikarenakan dahulu kala di Pulau itu pernah ada Peternakan Babi. Sedangkan versi yang kedua, konon ada batu granit raksasa yang bentuk nya mirip dengan hewan yang bernama Babi, maka di namakanlah Pulau tersebut dengan nama Pulau Babi, walaupun jika saat ini kita berkunjung kepulau ini tidak akan menemukan batu yang di maksud.

Pulau babi terdiri dari 2 pulau, pulau Babi Besar dan Pulau Babi kecil, posisi kedua pulau ini saling berdekatan. Dengan pemandangan yang sama-sama indah, hamparan pasir putih, bebatuan granit yang seolah tertata rapi, air yang jernih serta ikan-ikan karang yang terlihat dengan jelas didalamnya, membuat kita betah berlama-lama dipulau ini. sayang nya tidak terdapat fasilitas-fasilitas penunjang wisata dipulau ini, hal ini dikarenakan tidak ada penduduk yang tinggal di pulau ini, dengan kata lain pulau ini tidak berpenghuni.

Untuk mengunjungi Pulau ini, dapat ditempuh dari pusat kota kurang lebih 24 KM. dengan menggunakan mobil rental yang banyak disewakan di hotel, maupun penginapan yang ada di kota Tanjungpandan, dengan harga berkisar Rp.250.000,- dengan sopir, atau Rp. 350.000,- tanpa sopir per 24 jam. anda dapat langsung menuju tanjung kelayang atau tanjung tinggi. Kedua pantai tersebut merupakan tempat berlabuh kapal-kapal motor yang akan bisa di sewa untuk menuju pulau ini serta beberapa pulau lainnya. Untuk harga sewa kapal motor berkisar Rp. 300.000,- s/d 400.000,- per rombongan, harga tersebut belum termasuk harga sewa pelampung atau peralatan snorkeling.

Sumber : wisatabudayababel