Pulau Kelor

Pulau Kelor dahulu dikenal dengan nama Pulau Kherkof merupakan pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu. Secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu provinsi DKI Jakarta.

Pulau Kelor itu punya pantai dan sunset yang sangat cantik. Jaraknya ke Pantai Ancol sekitar 1,8 kilometer atau satu jam pelayaran dengan kapal motor.

Di pulau ini terdapat peninggalan Belanda berupa galangan kapal dan benteng yang dibangun VOC untuk menghadapi serangan Portugis di abad ke 17. Bentuknya bulat dan berdiameter kurang lebih 23 meter. Benteng ini dibuat dengan meniru Benteng Mortella di Corsica, Perancis.

Di sini juga terdapat kuburan Kapal Tujuh atau Sevent Provincien serta awak kapal berbangsa Indonesia yang memberontak dan akhirnya gugur di tangan Belanda.

Pulau Kelor adalah destinasi wisata yang tak jauh dari Jakarta. Untuk mencapai Pulau Kelor, wisatawan bisa menyewa perahu atau naik angkutan perahu reguler yang biasa digunakan masyarakat Kepulauan Seribu.

Kalau sewa perahu bisa dari Marina dengan biaya paling murah Rp 3,5 juta tergantung seat-nya. Selain dari Marina, wisatawan bisa naik perahu reguler seharga Rp 50 ribu sekali jalan tapi perginya bareng dengan masyarakat Kepulauan Seribu.

Kini Pulau yang memiliki luas hanya sekitar 2 hektar. Ada banyak kegiatan yang bisa wisatawan lakukan di Pulau Kelor, seperti kemping, memancing, atau bermain di pantai berpasir putih. Selain itu, sunset di Pulau Kelor juga sangat cantik.

Setiap bulan terdapat sekitar 2.000 wisatawan yang datang ke Pulau Kelor. Mereka datang untuk foto-foto di Benteng Martello, bermain di pantai berpasir putih, kemping, atau memancing.