Pulau Malenge

Pulau Malenge, dapat saja menjadi salah satu pulau favorit Anda di antara puluhan pulau yang tercakup dalam kompleks wisata bahari andalan Sulawesi Tengah di Togean.

Pulau Malenge sebenarnya meliputi dua bagian pulau, yaitu Pulau Papan yang dihuni suku Bajoe dan Pulau Kadoda yang berupa cottage meliputi 8 kamar. Kedua pulau tersebut dihubungkan jembatan kayu panjang yang memukau sejauh 1.800 m. Pastikan Anda membidikan kamera ke arahnya untuk menangkap moment saat anak-anak sekolah berjalan melintasinya secara berkelompok. Objek unik ini juga sangat sempurna apabila Anda foto dari atas bukit di Pulau Papan.

Selain memiliki gugusan pantai yang indah dan pemandangan alam yang memesona, Pulau Malenge terbilang unik dengan kondisi alamnya yang masih diliputi hutan tropis nan rimbun. Kehidupan masyarakat suku Bajoe dengan kederhanaan dan keterikatan mereka dengan laut adalah hal menarik untuk diamati.

Pulau Malenge merupakan satu dari 6 pulau terbesar yang terletak di sebelah utara kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean. Secara administratif, pulau seluas sekira 12,21 km2 ini masuk dalam wilayah Kecamatan Walea, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah.

Seperti kebanyakan lokasi wisata bahari favorit di kawasan Kepulauan Togean, Pulau Malenge juga menawarkan keindahan pantai dan kehidupan bawah laut yang eksotis sekaligus masih lestari. Pesona terumbu karang dan beragam biota laut penghuni taman bawah lautnya akan menarik hati siapa saja untuk menelusurinya.

Musim non-penghujan sudah pasti adalah saat terbaik mengunjungi Pulau Malenge dan sekitarnya. Khusus untuk Togean yang menurut penduduk lokal musim hujannya sedikit berbeda, waktu kunjung terbaik adalah Juli hingga November.

Pulau Togean masih terbilang alami dan lestari, berpartisipasilah menjaganya dengan tidak membuang sampah sembarang atau melakukan tindakan yang mengakibatkan pencemaran dan pengrusakan lingkungan. (indonesiatravel)