Masa kanak-kanak memang masa bermain yang menyenangkan, berbagai macam hal menarik pun lantas dicoba, itulah yang dialami Ridwan Idris. Masa-masa saat duduk di bangku SD inilah yang menjadi awal perkenalannya dengan kegiatan memancing. Adalah Kawan Seperguruannya yang pertama kali mengenalkan Ridwan dengan kegiatan ini.
Pemancing kelahiran Pangkalpinang, 18 Juni 1966 ini mengaku tertarik mancing karena sensasi tarikan (Strike) saat menghajar ikan. Karena mendapat dukungan dari keluarga, pemancing yang dikenal humoris ini selalu menyempatkan diri untuk memancing setiap ada kesempatan ataupun waktu luang.
Saat baru mulai menggeluti dunia mancing, piranti pertama yang dimilikinya hanya berupa joran tegek bambu, namun saat ini ia bisa menghabiskan budget hingga 5 juta rupiah untuk membeli piranti pancing yang diinginkannya.
Saat ditanya hal apa yang paling membuatnya kesal saat memancing, simaklah jawabannya berikut ini, “Yang paling membuat kesal yaitu saat boncos alias nol besar dan nyangkut di karang tak kala surf casting alias menyumbang mata pancing dan timah ke laut, saya kan sosial hahaha..”, candanya.
Untuk memuaskan hobi mancingnya ia pun berkeliling seputaran laut di Pulau Bangka, mulai dari utara, selatan, timur, dan barat. Hampir semua teknik memancing ia sukai kecuali teknik popping dan jigging.
“Saya lebih suka mancing di Laut, di laut ikannya gak bisa diduga yang nyangkut dipancing ikan apa kalo strike, sementara kalo di kolam udah jelaslah wong namanya kolam”, papar pemancing yang sehari-hari berprofesi sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta.
Meskipun lebih menyukai mancing di laut, tapi yang menjadi tempat favorit mancingnya bukanlah di laut melainkan di pantai dan pemancingan umum, alasannya karena bisa mengajak keluarga sekalian piknik.
Pemancing yang satu ini memiliki motto yang cukup unik sekaligus membingungkan, “Mancing gak mancing yang penting mancing”, tandas pemancing yang menurutnya semua pengalaman memancing itu berkesan kecuali tidak mendapat hasil (boncos).
Beruntung semua keluarga laki-lakinya memiliki hobi yang sama dengannya yaitu memancing, selain itu anaknya pun sering turut bersamanya pergi memancing. Oleh karena itu, ia tidak perlu pusing-pusing mencari tim yang siap berburu peruntungan dengannya.
Selain hobi memancing, ia pun ingin memiliki usaha yang berkaitan dengan hobinya ini, yaitu membuka gerai alat pancing. “Ada niatan buka gerai pancing, tapi baru sebatas tukar pikiran sama kawan, apalagi saya liat ada programnya di Dunia Pancing”, ujar pemancing yang pernah mengangkat ikan kuwe 3 kg dengan kemampuan surf castingnya.
| Nama Pekerjaan Alamat Member Sejak |
: Ridwan Idris : Karyawan Swasta : Jl. Depati Barin No. 148 – Pangkalpinang Bangka Belitung : 11 Januari 2011 |


Moto yg aneh