Facebook: Obat Pede!

Cara Facebook meningkatkan rasa percaya diri

Sedang merasa minder? Butuh sesuatu untuk meningkatkan rasa percaya diri? Jangan merenung dan berkaca, nyalakan komputer, laptop atau lihat telepon genggam dan buka akun Facebook kita untuk menaikan rasa pede (percaya diri-red) dengan segera. Kok bisa?

Sebab di Facebook kita bisa melihat segala sesuatu yang terbaik dari diri kita, dan itu bisa membuat kita merasa bangga dan kagum pada diri sendiri, demikian temuan dari studi dari Cornell University. Para ahli menyatakan dampak positif dari melihat akun  Facebook bagi rasa percaya diri kita memang telihat jelas. Facebook membiarkan kita untuk menaruh segala hal terbaik dari diri kita, dan menyaring semua hal yang bisa membuat kita terlihat buruk. Tidak hanya itu, Facebook juga mampu menggambarkan pencitraan yang positif tanpa noda, tidak seperti kenyataan yang ditampilkan oleh cermin.

“Tidak seperti cermin yang memperlihatkan siapa diri kita sebenarnya, dan punya sisi negatif yang bisa menurunkan rasa percaya diri jika gambaran tersebut tidak pas dengan keinginan kita, Facebook bisa menampilkan versi positif dari diri kita,” ujar Jaeffrey Hancock, PhD, salah satu peneliti. “Kami tidak mengatakan ini versi ‘bohong’, tapi versi yang positif,” tambah Hancock.

Studi kali ini diikuti oleh 63 mahasiswa dari Cornell University. Kemudian, mereka dibagi menjadi 3 kelompok. Pertama, diminta untuk duduk di depan komputer yang menampilkan profil akun Facebook mereka. Kedua,  duduk di depan komputer yang dimatikan dan diletakan cermin untuk berkaca. Sedangkan kelompok ketiga, diminta untuk mengkutak-kutik profil akun Facebook mereka.

Selanjutnya, semua relawan diberikan pertanyaan yang sudah dibuat untuk mengukur tingkat rasa percaya diri mereka. Hasilnya, relawan yang melihat ke profil Facebook selama penelitian berlangsung memiliki rasa percaya paling tinggi, ketimbang relawan yang ada dalam kelompok yang komputernya dimatikan.

Peneliti juga menemukan, relawan yang mengedit profil Facebook mereka selama penelitian, dilaporkan memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi ketimbang relawan yang tidak merubah-rubah profil akun Facebook mereka. Peneliti melihat proses pengeditan sebagai langkah pengoptimalan presentasi diri.

Karena para pengguna Facebook bisa dengan bebas memilih apa yang hendak mereka katakan dan presentasikan mengenai diri mereka, maka para pengguna bisa menggambarkan diri mereka sesuai dengan tingkat ideal yang mereka pikirkan.

Tak hanya itu, dengan Facebook kita bisa memoles gambaran diri dengan mengeluarkan komentar-komentar cerdas, atau memasukan informasi-informasi hingga foto-foto yang bisa membuat para penggunan merasa tersanjung dan bangga.

Selama ini banyak orang yang mengatakan penggunaan internet memiliki dampak negatif, tapi dari studi yang dimasukkan dalam Cyberpsychology, Behavior and Social Networking menunjukan ternyata Facebook memiliki manfaat bagi psikologis kita sebagai pengguna.

(Prevention Indonesia).