Hilangkan Ngantuk Tanpa Cafein

Sudah tidur delapan jam, tapi masih mengantuk. Jika Anda sering mengalami hal ini, coba perhatikan apakah Anda memiliki masalah dengan kebiasaan atau kualitas tidur. Untuk […]

Sudah tidur delapan jam, tapi masih mengantuk. Jika Anda sering mengalami hal ini, coba perhatikan apakah Anda memiliki masalah dengan kebiasaan atau kualitas tidur. Untuk memastikan penyebabnya, tak ada ruginya memeriksakan diri ke dokter karena bisa jadi Anda mengidap hipersomnia. Hipersomnia merupakan gejala gangguan tidur yang membuat penderitanya mengalami rasa kantuk berlebihan meskipun sudah tidur cukup.

Tapi sayangnya, banyak orang yang tak menyadari gangguan tidur ini. Alih-alih mencari tahu apa penyebabnya, sebagian besar orang mengambil jalan pintas, minum kopi yang sebenarnya hanya menunda rasa kantuk. Alhasil, saat kantuk menyerang, minuman penambah energi termasuk kopi menjadi andalan. Kebiasaan ini pun berulang setiap kali rasa kantuk muncul, terutama saat sedang bekerja.

“Banyak orang yang langsung mencari minuman, termasuk kopi, ketika mengantuk. Padahal ini hanya menunda kantuk. Rasa kantuk memang berdampak pada kekuatan tubuh, kognitif, stabilitas juga produktivitas, serta konsentrasi terganggu. Sering kali penyebab utama kecelakaan lalu lintas adalah karena pengendara mengantuk, di samping faktor lain seperti jalan dan kendaraan yang tak layak. Kalau memang mengantuk karena kurang tidur, sebaiknya tidur saja karena efek restoratif tidur tidak bisa digantikan dengan zat apa pun.

Hilangkan ketergantungan pada kafein dengan cara-cara berikut:

  • Makan pagi dengan menu sehat seimbang guna menjaga metabolisme dan konsentrasi.
  • Sempatkan mengonsumsi camilan sehat antara waktu makan pagi dan makan siang. Contohnya, salad campuran sayur dan buah segar (karbohidrat kompleks). Jenis karbohidrat ini tidak mudah diubah menjadi gula dan lebih lama menyediakan energi bagi tubuh, sehingga kinerjanya tetap maksimal.
  • Banyak bergerak, Ini penting untuk membantu mengatasi tubuh yang kelelahan. 
  • Kurangi asupan lemak saat makan siang agar tidak mengantuk menjelang sore hari. Konsumsi lemak berlebih di waktu ini akan membuat tubuh bekerja lebih lama untuk mencerna makanan, sehingga timbul rasa lelah.
  • Buat ruang kerja lebih terang Lingkungan dengan cahaya yang kurang terang dapat memicu kelelahan. Berdasarkan penelitian, cahaya yang terang dapat mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan kewaspadaan.
  • Melakukan kegiatan yang lain agar tidak jenuh dapat menghilangkan rasa kantuk. Lakukan kegiatan untuk menghilangkan kejenuhan pikiran.

Dampak buruk pada kafein

  • Penggunaan berlebih dan dalam jangka waktu lama dari Cafein akan mengganggu pola tidur Anda, sehingga menjadi  insomnia (tidur tidak nyenyak)
  • Kafein dapat menyebabkan constipation atau susah buang air besar
  • Kafein meningkatkan sekresi asam lambung dan pepsin sehingga seringkali menjadi biang keladi serangan maag
  • Kafein dapat merusak DNA dan menyebabkan DNA menjadi abnormal dengan menghambat mekanisme perbaikan DNA.

“Tidur merupakan langkah cerdas meningkatkan produktivitas. Kualitas tidur yang kurang baik menyebabkan ketelitian, konsentrasi tidak diperbarui. Karena saat tidur, daya tahan tubuh lebih optimal, pertumbuhan hormon juga terjadi saat tidur. Tanpa kesehatan tidur yang baik, kualitas hidup juga tak membaik.

Artikel Terkait: