Mencuci daging salmon yang sudah dipotong akan mengurangi rasa nikmatnya

Ikan salmon yang digunakan dalam membuat sashimi sebaiknya dicuci dalam keadaan utuh, hilangkan sisiknya dan juga bagian dalam perutnya baru kemudian dipotong. Karena mencuci daging salmon yang sudah di-fillet dan dipotong-potong akan membuat daging salmon jadi kurang enak.

Ada beberapa akibat yang akan terjadi ketika daging salmon ini dicuci setelah dipotong:

Mengurangi rasa
Pada saat daging salmon dicuci maka rasa manis dari daging akan ikut menghilang sehingga membuat rasanya menjadi hambar dan kurang nikmat pada saat disantap.

Dagingnya hancur
Daging salmon memiliki tekstur yang sangat lembut, oleh sebab itulah daging ini sangat mudah hancur jika mengalami tekanan yang terlalu besar seperti pencucian. Proses membolak-balik daging ikan saat dicuci juga akan membuat daging menjadi lebih rapuh dan mudah hancur sehingga tampilannya tidak menarik dan utuh lagi.

Warnanya pudar
Proses pencucian juga akan menghilangkan warna merah jambu yang khas pada daging ikan ini. Ketika dicuci, warna daging akan memudar mirip seperti daging yang tak segar. Pudarnya warna daging ikan akan membuat tampilan jadi kurang menarik dan segar.

Berlendir
Pada beberapa jenis daging lain, proses pencucian akan membersihkan dan menghilangkan lendir pada kulit ikan. Namun tidak demikian dengan daging ikan salmon. Proses pencucian daging justru akan membuat kelenjar lendir di dalam daging menghasilkan lebih banyak lendir lagi dibandingkan daging yang tidak dicuci. Untuk menghilangkan lendir ini, sebaiknya ikan jangan dicuci, melainkan dikeringkan dengan lap kering yang halus dan bersih.

Sumber : KOMPAS