Omega 3 Pada Ikan Membantu Perkembangan Otak Janin

Setiap orangtua pasti mendambakan anak-anak yang sehat, cerdas dan aktif. Semuanya bisa dimulai pada masa kehamilan sang ibu, menurut sebuah penelitian, bayi yang lahir dari seorang ibu yang secara rutin mengasup ikan selama masa kehamilan memiliki kecerdasan lebih tinggi. Anak-anak ini memiliki kemampuan verbal, motorik halus dan kemampuan sosial yang lebih baik daripada anak dengan ibu yang jarang mengonsumsi ikan selama hamil.

Dalam sebauh proyek study Nutrimenthe di bawah koordinasi Cristina Campoy Folgoso, profesor pediatri dari University of Granada Spanyol yang meneliti tentang pola makan ibu hamil dan anak serta kemampuan kognitif mereka. Analisis dilakukan terhadap 2000 sampel darah wanita hamil yang berusia 20 minggu masa kehamilan dan 20 minggu pasca melahirkan. Saat bayi lahir, konsentrasi rantai panjang asam lemak dari seri omega-3 dan omega-6 ditali pusar juga diteliti.

Hasilnya, tali pusar anak dari ibu yang mengasup ikan secara teratur memiliki rantai panjang asam lemak omega-3 lebih banyak daripada bayi dengan ibu dengan asupan ikan jarang. Asam lemak omega tiga membentuk  asam docosahexaenoic (DHA), komponen utama dari membran sel otak.

Setelah melahirkan, anak-anak bayi yang telah berusia 20 pekan kemudian diuji kecerdasannya secara verbal melalui permainan-permainan untuk melihat keterampilan sosial dan motorik halusnya. Hasilnya, keturunan dari perempuan yang telah mengonsumsi ikan berminyak selama kehamilan melakukan tes dengan hasil terbaik, demikian pernyataan para peneliti sebagaimana dilansir Dailymail.

Efek sehat DHA sangat penting bagi kecerdasan dan motorik bayi. “Itu berdampak pada perkembangan otak dan mata janin serta pada bayi yang disusui,” ungkap Folgoso seperti diberitakan Wellness.

Kecerdasan verbal atau linguistik ini adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata, urutan kata, suara, ritme, dan intonasi dari kata yang diucapkan. Termasuk kemampuan untuk mengeri kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan menyampaikan informasi. Sehingga anak berkemungkinan memiliki kecerdasan lebih dan mudah bergaul.

Meski demikian, terlalu banyak mengonsumsi ikan berminyak saat hamil dapat berakibat buruk bagi perkembangan bayi, sehingga para ahli pun menganjurkan bagi para calon ibu untuk dapat menjaga keseimbangan ketika mencoba untuk meningkatkan tingkat omega-3. (berbagai sumber)