Tips Berpuasa Penuh Energi

Berpuasa dengan penuh energi bukanlah hal yang mustahil. Kuncinya ada pada pemilihan asupan yang tepat saat sahur dan berbuka puasa. Makanan yang tidak tepat bisa membuat gula darah cepat turun sehingga tubuh menjadi lemas.

Rasa lemas saat berpuasa merupakan efek berkurangnya karbohidrat akibat jumlah asupan makanan yang berkurang. Akibatnya gula darah cenderung menjadi lebih rendah dan tubuh terasa tidak berenergi. Penyebab lain adalah berkurangnya masukan cairan saat puasa. Hilangnya cairan akan perlahan membuat tubuh terasa lebih lemas.

Mix karbohidrat dan protein, Jangan takut gemuk karena karbohidrat, justru sebenarnya karbohidrat itu penting agar tubuh tidak lemas saat berpuasa. Kuncinya adalah, pilih menu karbohidrat dengan angka GI (Glycemic Index) yang rendah agar gula darah naik perlahan dan kenyang bertahan lebih lama. Nah, apa saja menu karbohidrat ber-GI rendah?

Anda bisa mencoba beras merah, oatmeal dan roti gandum. Selain itu, protein juga penting untuk membantu tubuh kenyang lebih lama. Jadi, pastikan selalu ada menu protein seperti susu, ikan, daging, dan kacang-kacangan.

Asupan air 10 gelas setiap hari, Karena tidak bisa minum saat berpuasa, Anda bisa mengatur asupan air setidaknya 10 gelas setiap hari. Tak harus dalam bentuk air mineral, namun juga bisa lewat jus buah, teh, atau sup.

Awali dengan minum terlebih dahulu, Agar kadar gula meningkat perlahan, sebenarnya langkah yang tepat adalah minum teh manis hangat dengan 3-5 biji kurma terlebih dahulu, baru 10-20 menit kemudian berbuka puasa. Tujuannya adalah agar gula tidak cepat naik dan pankreas tidak terkejut. Hindari pula makan makanan yang digoreng dan bersantan, dan pilihlah menu yang dipanggang, atau dibakar saja.

Berolahraga kecil, Justru setelah sholat subuh, jangan langsung tidur lagi. Berolahraga kecil di depan rumah sambil menghirup udara segar, maka tubuh akan lebih bugar. Kalau perlu, lepas juga sandal dan berjalan di atas kerikil berukuran agak besar untuk melancarkan peredaran darah.

Apabila siang hari Anda mengantuk, cobalah untuk melihat tetumbuhan hijau dan bersenam-senam meluruskan badan sejenak. Tubuh akan terasa lebih ringan dan Anda siap menanti berbuka puasa.

Untuk menghindari lemas,  ada jenis asupan yang sebaiknya dihindari dan ditambah ketika berpuasa.

Asupan yang dihindari
1. Pemanis sintesis
Pemanis ini biasanya terdapat di sirup, gula, roti, dan tepung. Pemanis ini menyebabkankan gula darah berfluktuasi. Setelah mengkonsumsi pemanis buatan, gula darah cepat naik tapi juga menurun dalam waktu singkat. Akibatnya, energi lekas menghilang dan rasa lemas datang. Konsumsi gula alami seperti gula aren dan stevia yang meningkatkan gula darah dalam waktu lama.

2. Gorengan
Gorengan sebetulnya merupakan musuh saat puasa. Gorengan ini yang menyebabkan kita ngantuk dan lemas saat puasa, gorengan mengikat oksigen dalam tubuh hingga 20 persen sehingga tubuh kekurangan oksigen dan lemas sepanjang hari.

Asupan yang ditambah
1. Sayur dan Buah
Konsumsi serat alami akan menggantikan elektrolit dan suplai vitamin bagi tubuh. Elektrolit yang hilang akan cepat terganti, sementara kandungan vitamin akan membuat tubuh lebih kuat dan tidak rentan penyakit. Asupan buah dan sayur akan membuat tubuh lebih sehat, segar, dan berenergi.

2. Suplemen
Suplemen multivitamin-mineral dan asam lemak esensial juga sebaiknya dikonsumsi. Terutama pada orang yang kekurangan asupan buah dan sayur. Suplemen adalah ‘asuransi kesehatan’ yang membantu tubuh tetap sehat selama puasa. Namun ingat tetap harus dibarengi pola makan yang tepat.