Capelin (Shisamo)

Capelin (Mallotus villosus) adalah jenis ikan berbau yang berasal dari keluarga Osmeridae (ikan yang biasa di sebut ikan kepala batu). Capelin pernah menjadi makanan utama […]

Capelin (Mallotus villosus) adalah jenis ikan berbau yang berasal dari keluarga Osmeridae (ikan yang biasa di sebut ikan kepala batu). Capelin pernah menjadi makanan utama di Atlantik Utara. Saat populasi ikan capelin berkurang, peningkatan penduduk di kawasan itu menurun secara drastis. Capelin memiliki mulut besar dengan rahang bawah yang lebar di bagian bawah mata. Capelin jantan memiliki tubuh besar daripada capelin betina. Capelin jantan juga memiliki sirip pada dubur dengan bentuk cembung. Dalam dunia kuliner, ikan capelin juga disebut dengan Shisamo. Ikan ini terkenal dengan telurnya, itu sebabnya ikan ini dijuluki ikan telur.

Habitat
Pada umumnya, Capelin berenang mendekati permukaan perairan hingga kedalaman 200 m dan berenang berkelompok dalam jumlah yang sangat besar. Capelin hidup di laut lepas. Capelin ditemukan dalam beberapa wilayah perairan di dunia, yaitu:

  • Atlantik Utara, khususnya sepanjang Laut Barents sampai dengan Pulau Beard.
  • Laut White dan Laut Norwegian.
  • Lepas pantai Greendland.
  • Teluk Hudson sampai dengan Teluk Maine.
  • Pada bagian Pasifik Utara, Capelin berenang dari Korea ke Selat¬†Juan de Fuca melalui Pulau Vancouver, Kanada, dan Washington.

Warna dan ukuran
Capelin berwarna hijau transparan, seperti zaitun pada kepalanya, namun sisi-sisinya berwarna keperakan, dan perut berwarna putih. Pada umumnya, capelin memiliki panjang sekitar 6,5-7,5 inci, walaupun ada juga yang berukuran 9 inci.

Perkawinan
Capelin melakukan proses perkawinan (pemijahan) antara bulan Maret dan Oktober yang terjadi beberapa kali. Pemijahan dilakukan oleh seekor capelin betina dan dua ekor capelin jantan. Pada umumnya, pemijahan terjadi pada temperatur 430C-500C dan lebih aktif di malam hari.

Bertelur
Setelah melakukan perkawinan, capelin betina bertelur pada laut dangkal di atas kerikil halus atau di pantai. Mereka menetas dalam waktu sekitar 15 hari pada suhu 100C. Setiap capelin betina menghasilkan antara 3.000 dan 56.000 telur.

Artikel Terkait: