Cara Unik Masyarakat Yapen Berburu Ikan

Mendapatkan ikan dengan cara memancing mungkin sudah biasa. Namun berbeda dengan cara menangkap ikan masyarakat di ujung timur nusantara, Kepulauan Yapen, Papua. Cara berburunya disebut […]

Mendapatkan ikan dengan cara memancing mungkin sudah biasa. Namun berbeda dengan cara menangkap ikan masyarakat di ujung timur nusantara, Kepulauan Yapen, Papua. Cara berburunya disebut Molo. Layaknya snorkling namun Tanpa menggunakan alat bantu pernapasan, tapi kita harus nyelam hingga ke dasar laut. Meskipun begitu mereka tetap dapat bergerak lincah menelusur ke dasar laut, mengincar ikan di antara bebatuan karang.

Kata Molo berarti menyelam. Kata ini sudah menjadi tradisi masyarakat Kepulauan Yapen dalam mencari hasil laut. Mereka dapat langsung memulai penyelaman pada jarak sekitar 200 meter dari bibir pantai.

Dengan menggunakan kaca mata kecil yang terbuat dari kayu, mereka dapat menengok keadaan bawah laut, hingga kedalaman 10 sampai 15 meter. Peralatan yang digunakan juga sederhana saja. Bersama tombak panjang bernama senapan molo, mereka langsung melakukan aksi cepat perburuan ikan. Para penyelam sanggup bertahan di bawah laut sekitar 1-2 menit.

Ikan yang didapat mulai dari ikan pisau sampai ikan emperor. Ikan-ikan ini nantinya akan menjadi santapan para penduduk atau menjadi alat tukar untuk keperluan sehari-hari lainnya.

Selain ikan kecil, sebenarnya, mereka juga bisa berburu ikan-ikan besar. Caranya dengan menggunakan pelampung. Bila ikan besar tertangkap, pelampung tersebut akan menjadi pelacak sekaligus peredam pergerakan si ikan besar.

Tradisi molo sudah dijalankan turun menurun. Keunikan cara dalam mengais hasil kekayaan alam ini senantiasa menjadi salah satu ciri khas budaya masyarakat setempat. Tetapi Molo, sebaiknya dilakukan oleh yang berpengalaman karena teknik menyelam itu berbeda dengan berenang. Jadi musti mengetahui sedikit teknik-teknik nyelam amatir. Selain itu, si penyelam juga harus mampu tahan nafas di dalam air cukup lama.

(metrotvnews)

Artikel Terkait: